Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Foto ilustrasi: PT Bank Oke Indonesia Tbk (DNAR)

Foto ilustrasi: PT Bank Oke Indonesia Tbk (DNAR)

APRO Financial Serap Rp 456,8 Miliar Right Issue DNAR

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 10:50 WIB
S.R Listyorini

Investor.id - Apro Financial Co Ltd telah menyetor Rp 456,8 miliar melalui penyerapan 2.319.917.709 saham right issue PT Bank Oke Indonesia Tbk (DNAR).

Berdasarkan informasi di laman Bursa Efek Indonesia(BEI), Jumat(15/10/2021), porsi kepemlikan Apro Financial bertambah menjadi 91,89% dari 90,26%. Sebelumnya, dalam prospektus right issue DNAR disebutkan Apro Financial selaku pembeli siaga berpotensi  memegang sebanyak 93,65%.

Apabila semua pemegang DNAR melaksanakan right issue maka DNAR akan meraih dana sebesar Rp 499,82 milliar dari Penawaran Umum Terbatas III.

Melansir keterangan resmi emiten bank itu, dalam aksi right issue itu perseroan akan menawarkan sebanyak 2.537.197.095 lembar saham bernominal Rp100 dengan harga pelaksanaan Rp 197 per lembar saham.

“Dana yang diperoleh dari hasil PUT III, setelah dikurangi biaya-biaya emisi akan digunakan seluruhnya untuk pengembangan usaha Perseroan, yaitu disalurkan dalam bentuk pemberian kredit,” tulis manajemen DNAR.

Tanggal efektif right issue pada 24 September 2021. Setiap pemegang 9 DNAR akan mendapatakn 2 HMETD (Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu).

Selanjutnya, pemegang satu HMETD dapat menebus dengan satu saham perseroan dengan harga pelaksanaan mulai tanggal 8 hingga 14 Oktober 2021. Pada saat itu, HMETD itu juga dapat diperdagangkan.

Pada penutupan perdagangan Jumat, saham DNAR ditutup naik 10,28% menjadi Rp 236. PER saham tersebut sebesar 275,68 dengan market cap Rp 2,73 triliun.

Editor : Listyorini (listyorini205@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN