Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Gedung Adaro. Foto; IST

Gedung Adaro. Foto; IST

Lepas 55% Saham SDM, Anak Usaha Adaro Raup Rp 62,94 Miliar

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 14:25 WIB
Lona Olavia

JAKARTA, investor.id – Anak PT Adaro Energy Tbk (ADRO), PT Alam Tri Abadi (ATA) melepas 2.750 lembar atau 55% saham PT Sarana Daya Mandiri (SDM). Saham Sarana Daya Mandiri dilepas kepada PT Sarana Mekar Pratama (SMP) yang tak lain merupakan entitas anak dari PT Adaro Logistics (AL).

Transaksi afiliasi senilai Rp 62,94 miliar itu telah dilakukan pada 19 Oktober 2021 lalu. Berdasarkan keterangan resmi yang dikutip Sabtu (23/10), transaksi itu dilakukan karena pilar bisnis logistik sangat penting bagi perseroan. Pilar tersebut membantu memastikan perseroan dapat memberi pasokan batubara andal bagi para pelanggan.

Di mana, pengembangan serta peningkatan keselarasan pada bisnis logistik dapat menjamin bahwa batu bara dikirimkan dengan aman, tepat waktu dan tidak terkontaminasi apapun di sepanjang rantai pasokan. Hal ini selain memberikan kendali penuh kepada perseroan terhadap kegiatan pengiriman batu bara, juga menghasilkan efisiensi biaya dan kontribusi keuangan.

Perseroan melalui AL, telah memusatkan pengelolaan dan koordinasi atas seluruh anak perusahaan yang menangani operasi logistik mulai dari angkutan tongkang batubara dan pemuatan kapal, pengerukan dan pemeliharaan alur sungai, dan bongkar muat, sampai ke bisnis terkait lainnya.

Sedangkan kegiatan operasional SDM adalah melakukan pengerukan di alur Sungai Barito memungkinkan alur untuk dapat dilalui dua arah selama 24 jam sehari. SDM juga mempertahankan lebar dan kedalaman alur sepanjang 15 km ini dengan melakukan pengerukan secara rutin supaya selalu aman untuk navigasi.

Oleh sebab itu, perseroan memutuskan untuk melakukan streamlining terhadap struktur organisasi pada pilar bisnis logistik dengan melakukan restrukturisasi pemegang saham dibawah pilar logistik melalui SMP dengan menempatkan SDM dibawah kendali AL sehingga pilar bisnis logistik memiliki keselarasan yang baik.  

“Manfaat dari transaksi ini adalah keselarasan bisnis yang akan menjadi lebih baik. Transaksi ini juga melengkapi program perseroan untuk memusatkan pengelolaan dan koordinasi atas seluruh anak perusahaan yang menangani operasi logistik. Dengan dilakukannya transaksi ini, perseroan akan memiliki pilar bisnis logistik yang lebih efisien dan kuat,” tulis manajemen.

Setelah melakukan transaksi, maka SMP memiliki saham SDM sebanyak 2.750 lembar saham atau 55%. Transaksi afiliasi bukan merupakan transaksi benturan kepentingan, sehingga tidak butuh persetujuan rapat umum pemegang saham independen perseroan sebagaimana diatur POJK 42/2020. 

Sebelumnya, Adaro Energy melihat ada potensi besar pada bisnis pengangkutan logistik energi. Pasalnya, kebutuhan energi di Indonesia semakin besar. Selain itu, bisnis tersebut juga untuk mendukung bisnis inti perusahaan sebagai perusahaan energi.

Direktur Utama Adaro Garibaldi Thohir menyatakan, ke depan, bisnis logistik Adaro bukan hanya untuk mengangkut batubara. Namun, juga untuk kebutuhan energi lain seperti gas, LNG, dan sejenisnya. Dia melihat kebutuhan ini masih cukup besar misalnya di Indonesia timur. Dengan demikian, Adaro nanti bisa mengirimkan pengangkutan energi ke daerah terpencil.

Adaro memiliki anak usaha yang khusus untuk menjalankan bisnis logistik, yaitu PT Adaro Logistics. Anak usaha yang memperkuat Adaro Logistics antara lain PT Indonesia Bulk Terminal (IBT), PT Sarana Daya Mandiri (SDM), PT Indonesia Multi Purpose Terminal, PT Puradika Bongkar Muat, PT Maritim Barito Perkasa dan PT Harapan Bahtera Internusa.

 

Editor : Frans (ftagawai@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN