Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Direktur Utama CHEM Kwee Sutrimo

Direktur Utama CHEM Kwee Sutrimo

Penawaran Saham CHEM Alami Oversubscribed 46,6 Kali

Kamis, 7 Juli 2022 | 15:02 WIB
Kunradus Aliandu (kunradus@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Penawaran umum perdana saham PT ChemStar Indonesia Tbk sudah berakhir pada 6 Juli 2022 dengan kelebihan permintaan (oversubscribe) sebanyak 46,6 kali dari porsi pooling. Menurut rencana perseroan resmi melantai di Bursa Efek Indonesia pada Jumat (8/7) dengan kode CHEM.

Direktur Utama CHEM Kwee Sutrimo mengatakan, sepanjang periode penawaran umum perdana 4-6 Juli 2022 dengan harga Rp 150 per lembar saham, CHEM berhasil menarik minat investor baik dari pihak institusi maupun ritel. “Ini sangat menggembirakan bagi kami, karena tampak terlihat jelas antusias investor untuk menyerap saham yang kami tawarkan.

Advertisement

Antusiasme investor akan semakin memberikan semangat bagi perseroan untuk terus membukukan peningkatan pendapatan ke depan, terlebih kami akan segera merambah ke bisnis usaha lainnya di bidang komestik dan kecantikan hingga makanan,”kata dia.

Prospek kinerja CHEM kedepan yang semakin baik akan ditopang dari proyeksi dari Asosiasi Produsen Serat dan Benang Filament Indonesia (APSyFI), yang mengungkapkan bahwa industri tekstil diperkirakan dapat tumbuh di atas 10% pada 2022. Penguat laju kinerja perseroan lainnya juga akan ditopang dengan rencana diversifikasi produk CHEM hingga sustainable operation.Prospek yang cerah ke depan ditambah tekad CHEM menjadi produsen bahan kimia industry tekstil yang ramah lingkungan. Dimana CHEM telah bergabung sebagai partisipan yang mendukung Kadin Net Zero Hub (NZH).

Baca juga: Kembangkan Produk Berkualitas, ChemStar Indonesia Jadi Incaran Brand Global

Jika menilik pada laporan keuangan audit perseroan pada 2021, perseroan mampu menorehkan pendapatan usaha sebesar Rp 89,62 miliar atau meningkat 13% bila dibandingkan dengan penjualan di 2020 sebesar Rp 79,33 miliar. Dengan raihan tersebut perseroan pun berhasil membukukan laba bersih pada 2021 naik 192% secara tahunan dibandingkan 2020 yang hanya tumbuh 14%.

Kwee menambahkan, peningkatan laju laba bersih yang signifikan tidak lepas dari banyaknya inovasi yang diberikan perseroan kepada pelanggan, diantaranya berupa bahan pendukung High Performance Textile Effects, seperti seragam militer RI yang memiliki fungsi anti nyamuk hingga seragam yang memiliki fitur anti api. “Untuk brands sport apparel, kami juga memberikan inovasi seperti produk anti microbial yang mengurangi perkembangan bakteri dan pakaian olahraga menjadi tetap segar dan hygenic. Oleh karenanya, kami selalu menjadi langganan produsen brand global ternama seperti Adidas, Nike, uniqlo hingga Mark and Spencer,”ujarnya.

Adapun CHEM juga menjadi distributor kepada pemasok global, perusahaan kimia terkemuka yang telah eksis selama lebih 150 tahun di industri tekstil seperti perusahaan multinasional, Tanatex Chemicals Holland dan Transfar International China.

Kwee mengaku, pilihan investor untuk berinvestasi pada saham CHEM sangatlah tepat, mengingat CHEM dapat dibilang masih undervalue jika dibandingkan dengan PER industry sejenis. “CHEM adalah emiten termurah keempat di sektornya setelah FPNI, ESSA, dan BMSR. Hal ini masih ditambah dengan posisi CHEM yang menjadi saham yang masuk ke dalam Daftar Efek Syariah (DES) sesuai dengan penentapan oleh Otoritas Jasa Keuangan,” tutur Kwee.

Baca juga: Chemstar Indonesia (CHEM) Tawarkan Harga IPO Rp 150-190 Per Saham

Sebagai informasi, perseroan menawarkan sebanyak 500 juta saham baru, yang merupakan saham biasa atas nama dengan nilai nominal Rp 25 setiap saham, atau sebanyak 29,41% dari modal ditempatkan dan disetor penuh. Jumlah seluruh nilai penawaran umum adalah Rp 75 miliar yang akan digunakan untuk pembelian tanah dan bangunan serta modal kerja perseroan.

Sebagai pemanis, perseroan menerbitkan sebanyak 250 juta Waran Seri I yang menyertai saham baru perseroan atau sebanyak 20,83% dari total jumlah saham yang ditempatkan dan disetor penuh pada saat pernyataan pendaftaran dalam rangka penawaran umum perdana ini disampaikan.

Waran seri I diberikan secara cuma-cuma sebagai insentif bagi para pemegang saham baru yang namanya tercatat dalam daftar pemegang saham pada tanggal penjatahan dengan perbandingan 2 (dua) saham baru mendapatkan 1 (satu) waran seri I (rasio waran 2:1)

Editor : Kunradus Aliandu (kunradu@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN