Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Budi Hartono (ist)

Budi Hartono (ist)

Entitas Milik Hartono Bersaudara, Dwimuria Investama Asetnya Tembus Rp 1.404 Triliun

Jumat, 5 Agustus 2022 | 14:25 WIB
Thresa Sandra Desfika (thresa.desfika@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Pemilik 54,94% saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), yakni PT Dwimuria Investama Andalan mencatatkan jumlah aset sebesar Rp 1.404,73 triliun per 30 Juni 2022. Jumlah itu meningkat dibandingkan 31 Desember 2021 yang jumlahnya sebanyak Rp 1.362,40 triliun.

Dwimuria Investama Andalan merupakan perusahaan holding investasi di mana salah satu investasi utamanya adalah kepemilikan di BBCA. Dwimuria juga melakukan investasi portofolio pada saham dan instrumen utang, baik yang tercatat maupun yang tidak tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Baca juga: Laba Bersih Indika (INDY) Terbang to The Moon

Dwimuria dimiliki oleh orang terkaya di Indonesia, yakni Robert Budi Hartono sebanyak 51% saham, dan 49% saham lainnya dipegang oleh Michael Bambang Hartono.

Dalam laporan keuangan yang dipublikasikan oleh BBCA melalui media massa, Jumat (5/8/2022), tercatat bahwa Dwimuria membukukan pendapatan bunga dan syariah bersih pada semester I-2022 mencapai Rp 29,83 triliun, lebih besar dari semester I-2021 yang sebanyak Rp 28,76 triliun.

Adapun untuk laba bersih pada paruh pertama tahun ini adalah Rp 18,49 triliun, sedangkan di semester I-2021 besarannya Rp 15,1 triliun.

Dwimuria mencatatkan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk Rp 10,36 triliun di semester pertama tahun ini. Tumbuh dari semester pertama tahun lalu dengan raihan Rp 8,59 triliun.

Dwimuria, yang juga merupakan entitas bagian dari Grup Djarum, pun telah mulai menggelar periode penawaran tender sukarela (tender offer) saham PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) pada 4 Agustus-2 September 2022.

Baca juga: Wow! Laba Bersih BCA (BBCA) Melonjak 24,9%

Dwimuria akan melaksanakan tender offer sebanyak 2.550.731.300 saham TOWR atau 5% dari modal ditempatkan dan disetor dalam TOWR. Saat ini, Dwimuria menggenggam 100.000 saham TOWR.

Harga penawaran tender offer ini sebesar Rp 1.300 per saham. Harga penawaran tersebut mencerminkan premium sebesar 28,7% dari harga acuan. Karena itu, apabila tender offer ini terlaksana sepenuhnya, maka Dwimuria berpotensi mengeluarkan dana hingga Rp 3,31 triliun.

Editor : Theresa Sandra Desfika (theresa.sandra@investor.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN