Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Start-up asal Indonesia yang bergerak di bidang makanan dan minuman (F&B) kekinian, Haus! menggandeng PT WIR Asia Tbk (WIRG) atau WIR Group untuk merambah dunia metaverse.

Start-up asal Indonesia yang bergerak di bidang makanan dan minuman (F&B) kekinian, Haus! menggandeng PT WIR Asia Tbk (WIRG) atau WIR Group untuk merambah dunia metaverse.

WIR Group (WIRG) Hadirkan Batik Semar dalam Metaverse

Jumat, 5 Agustus 2022 | 19:13 WIB
Zsazya Senorita (redaksi@investor.id)

JAKARTA, investor.id  – PT WIR Asia Tbk (WIRG) atau WIR Group berkolaborasi dengan PT Batik Semar untuk melestarikan kebudayaan Indonesia melalui teknologi metaverse. Penandatanganan nota kesepahaman dilakukan Direktur Utama PT Batik Semar Ardianto Soewono dan Chief Marketing Officer WIR Group Gupta Sitorus di Jakarta.

CEO Batik Semar Ardianto Soewono menjelaskan, melalui kolaborasi dengan WIR Group, pihaknya ingin menunjukkan bahwa saat ini budaya tradisional dapat berpadu serta sejalan  pada  era digital tanpa batas. Sebagai salah satu pelestari warisan budaya Indonesia, Batik Semar berupaya menyesuaikan diri dengan setiap perubahan, termasuk di era digital yang berkembang pesat.

Advertisement

“Kami sangat menyadari bahwa langkah ini bukan hanya dapat menjaga dan melestarikan Batik sebagai warisan budaya bangsa, namun kami juga melihat berbagai potensi lain yang dapat dikembangkan melalui teknologi digital, seperti metaverse. Kami melihat potensi terbukanya kesempatan pemasaran yang lebih luas serta ruang-ruang kreasi untuk penciptaan ekonomi baru,” papar Ardianto.

WIR Asia (WIRG) Mulai Pamerkan Konsep Metaverse Indonesia

Ia menyebutkan, selama ini Batik Semar telah mengekspor batik dan kerajinan tangan ke Amerika Serikat, Eropa, dan beberapa negara Asia. Sehingga dalam jangka panjang, Batik Semar berharap dapat menjadi sebuah entitas yang berbudaya dan bercirikan Indonesia, melalui kehadirannya di metaverse. “Bahkan bisa menjadi sebuah identitas bangsa yang dapat diterima secara lebih luas oleh masyarakat dunia,” sambung dia.

Sebelumnya, upaya memadukan warisan budaya dengan teknologi digital telah dilakukan Batik Semar dengan merambah dunia blockchain non-fungible token (NFT) yang dikembangkan bersama mitranya. NFT Batik Semar diklaim menjadi NFT batik pertama di Indonesia.

“Batik Semar memberikan kesempatan bagi para pelanggan, di mana untuk pembelian batik tertentu pelanggan dapat mendapatkan NFT eksklusif Batik Semar,” jelas Ardianto.

Gandeng WIR Asia (WIRG), Haus! Masuk Dunia Metaverse

Melalui metaverse, PT Batik Semar berharap dapat kian memperkuat bisnis yang telah dibangun serta membawa lebih banyak manfaat bagi masyarakat, terutama para perajin batik dan pegiat seni lainnya. Saat ini Batik Semar memiliki sekitar 30 perajin batik in-house dan lebih dari 30 perajin plasma yang tersebar di Surakarta, Cirebon, Pekalongan dan Madura. Keluarga Batik Semar saat ini terdiri dari 700 karyawan dengan 60 toko guna menjangkau pelanggan secara nasional.

“Dalam budaya Jawa, Semar telah diterima secara luas sebagai simbol rezeki untuk pertumbuhan dan kemakmuran, sesuai dengan visi perusahaan untuk terus berbagi dan menginspirasi orang lain,” ujar Ardianto.

Sementara itu, Gupta menekankan komitmen WIR Group untuk selalu mendukung upaya menjaga dan melestarikan warisan budaya Indonesia serta karya anak bangsa lainnya. “Kami bangga dapat mendukung entitas bisnis yang mengusung budaya lokal melalui teknologi digital metaverse yang kami kembangkan. Merupakan komitmen kami untuk selalu mendukung hadirnya produk seni budaya dan warisan budaya Indonesia dalam dunia digital,” ujarnya.

WIR Asia (WIRG) Beraksi di World Economic Forum, Ternyata Ini sudah Ketiga Kalinya

Menurut dia, upaya Batik Semar masuk ke platform metaverse merupakan langkah tepat terutama untuk membangun relevansi dan kedekatan ke generasi muda seperti gen Z. Peranan Gen Z dinilai memiliki kontribusi aktif dalam pengembangan dan pelestarian budaya. “Mereka banyak ikut mempromosikan budaya dengan menciptakan tren melalui platform digital seperti sosial media yang menjadi tempat alternatif menyampaikan pendapat dan mengekspresikan diri serta kreativitas,” tambah Gupta.

Beberapa inisiatif yang digagas generasi Z terbukti berhasil menjadi gerakan untuk mendorong anak muda lebih mencintai budaya bangsa. Caranya, kembali mempopulerkan berbagai produk tradisional Indonesia yang dihadirkan dengan gaya kekinian untuk digunakan sehari-hari.

Lebih lanjut Gupta menjelaskan, sebagai perusahaan hasil besutan anak bangsa, WIR Group merasa turut bertanggung jawab berkontribusi menjaga warisan budaya leluhur yang agung. “Kolaborasi ini nantinya akan kami lanjutkan dengan berbagai produk budaya lainnya dari seluruh Indonesia, agar warisan budaya yang ada di Indonesia dapat tetap lestari dan terjaga,” pungkasnya.

Editor : Frans (ftagawai@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN