Menu
Sign in
@ Contact
Search
PT Indika Energy Tbk (INDY). (Ilustrasi/Perseroan)

PT Indika Energy Tbk (INDY). (Ilustrasi/Perseroan)

Perusahaan Investasi Itu Bernama Indika Energy (INDY)

Rabu, 25 Jan 2023 | 10:00 WIB
Thresa Sandra Desfika (thresa.desfika@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - Emiten yang selama ini identik dengan sektor batu bara, PT Indika Energy Tbk (INDY) tengah gencar melakukan diversifikasi bisnis.

Terbaru, anak usaha PT Indika Energy Tbk (INDY), yakni PT Indika Multi Properti (IMP) melaksanakan penyertaan saham dalam PT Natura Aromatik Nusantara (NAN). NAN adalah perusahaan yang bergerak di bidang industri minyak atsiri. Perusahaan memproduksi aroma chemicals, essential oils, dan natural extracts. Didirikan pada tahun 2014, NAN telah mengembangkan jejak global dengan basis pelanggan di Asia, Eropa, dan Amerika.

“Penyertaan saham dilakukan oleh IMP dalam bentuk pengambilan saham-saham baru yang dikeluarkan oleh NAN dan pembelian saham dari pemegang saham saat ini dengan total keseluruhan nilai transaksi Rp 179,61 miliar,” ungkap Sekretaris Perusahaan Indika Energy Adi Pramono dalam keterbukaan informasi dikutip Rabu (25/1/2023).

Baca juga: Indika (INDY) Caplok 46% Saham Produsen Essential Oils

Advertisement

Dia menambahkan, setelah penyertaan saham berlaku efektif, maka IMP akan memiliki sejumlah 46% saham di NAN.

“Penyertaan saham ini merupakan langkah strategis perseroan secara grup untuk melakukan ekspansi usaha ke industri minyak atsiri di Indonesia,” papar Adi Pramono.

Selain itu, Indika juga baru-baru ini mengumumkan bahwa anak usahanya, PT Indika Medika Nusantara (IMAN) telah mendirikan perusahaan patungan (joint venture/JV) dengan perusahaan manufaktur alat kesehatan dari Korea Selatan, Bioneer Corporation pada 11 Januari 2023.

Perusahaan patungan itu bernama PT Bioneer Indika Group (BIG). Indika dan Bioneer masing-masing memiliki 50% saham di BIG. Kegiatan usaha BIG adalah menyediakan jasa konsultasi manajemen, khususnya di bidang kesehatan.

Lebih jauh, Damon Motors mengumumkan telah menjalin kemitraan dengan Indika. Dalam keterangan resmi Damon Motor disebutkan bahwa Indika juga telah melakukan investasi (undisclosed) di Damon dan akan bertindak sebagai distributor sepeda motor Damon di pasar Indonesia.

Damon Motors adalah pemimpin teknologi global yang melakukan disrupsi mobilitas perkotaan. Dengan kantor di San Rafael, California dan kantor pusat serta manufaktur di Vancouver, Kanada, Damon memiliki misi untuk melakukan perubahan paradigma untuk sepeda motor yang lebih aman dan cerdas. Damon menetapkan standar baru untuk keselamatan dan keberlanjutan sepeda motor di seluruh dunia.

Baca juga: Ada Kabar, Indika (INDY) Investasi di Produsen Motor Listrik Premium asal Kanada

Tak hanya itu, Indika Energy melalui anak usahanya, PT Indika Mineral Investindo (IMI) telah menuntaskan akuisisi 100% saham PT Perkasa Investama Mineral (PIM) pada 26 September 2022.

Sekretaris Perusahaan Indika Adi Pramono sempat menjelaskan, PIM memiliki kegiatan usaha untuk melakukan aktivitas konsultasi manajemen dan perdagangan besar logam dan bijih logam.

PIM memiliki dua anak perusahaan, yaitu PT Mekko Metal Mining yang bergerak di bidang usaha pertambangan bijih bauksit dan PT Perkasa Alumina Indonesia yang bergerak di bidang usaha industri pembuatan logam dasar bukan besi (smelter).

Pada tahun lalu, Indika juga sudah merilis motor listriknya dengan merek ALVA dan membentuk perusahaan patungan dengan Foxconn. Kerja sama dengan Foxconn merupakan langkah perseroan secara grup untuk melakukan ekspansi usaha ke sektor kendaraan listrik, khususnya kendaraan listrik roda empat, di Indonesia.

Kerja sama Indika dan Foxconn. (Ist)

Indika Energy memang tengah melakukan diversifikasi bisnis dan berkomitmen menjadi perusahaan investasi terdiversifikasi.

“Jadi kita melihat beberapa sektor yang menurut kita menarik dan kita ingin menjadi lebih sebagai invesments holding company yang memang punya kapasitas dan kapabilitas di beberapa sektor yang menurut kita sangat menarik,” ungkap Head of Investor Relations Indika Energy, Ricardo Silaen pada September 2022.

Dia menambahkan bahwa perseroan menetapkan target pendapatan dari batu bara dan non batu bara pada 2025 bisa dengan perbandingan 50:50. Sehingga, akan terus mengembangkan sayapnya di sejumlah sektor di luar batu bara.

Dalam siaran pers perseroan akhir-akhir ini pun selalu ditegaskan bahwa Indika Energy adalah perusahaan investasi dengan portofolio bisnis terdiversifikasi.

Editor : Theresa Sandra Desfika (theresa.sandra@investor.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com