Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Proyek Podomoro City Deli-Medan besutan PT Agung Podomoro Land Tbk. ( Foto: istimewa )

Proyek Podomoro City Deli-Medan besutan PT Agung Podomoro Land Tbk. ( Foto: istimewa )

Agung Podomoro Land Optimistis Kinerja Membaik 2020

Thereis Love Kalla, Senin, 2 Desember 2019 | 14:04 WIB

JAKARTA, investor.id – PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) masih optimistis kinerjanya akan membaik pada 2020. Meskipun demikian, hingga kuartal III-2019 perseroan masih mencatatkan kinerja yang negatif.

Direktur Agung Podomoro Land Cesar M Dela Cruz mengatakan, pendapatan perseroan di tahun ini bukan tolak ukur untuk proyeksi kinerja perseroan di tahun depan. “Pendapatan tahun ini tak bisa jadi patokan tahun depan, karena penurunannya terjadi pada 2019. Kami masih ada beberapa proyek yang sedang berjalan,” ujar Cesar seusai paparan publik di Jakarta, Senin (2/12).

Adapun hingga kuartal III-2019, perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp 2,92 triliun, turun 23,16% dibanding periode sama tahun lalu sebesar Rp 3,8 triliun. Sedangkan laba bersih tahun berjalan yang dapat diatribusikan ke entitas induk turun 78,74% menjadi Rp 65,64 miliar dibanding kuartal III-2018 sebesar Rp 308,82 miliar.

Adapun kontribusi pendapatan perseroan sebagian besar dikontribusi oleh penjualan strata sebesar 66% dan 34% dikontribusi dari pendapatan berulang. Dari total penjualan strata, proyek apartemen memberikan kontribusi sebesar 59%, toko bertingkat sebesar 24%, perumahan sebesar 8%, kios sebesar 7%, dan sisa 2% dari kantor. Sementara dari total pendapatan berulang, sewa memberikan 67% dan hotel memberikan kontribusi 33%.

Kontribusi terbesar untuk penjualan apartemen berasal dari proyek Podomoro City Deli Medan dan untuk penjualan toko bertingkat dari Podomoro Golf View. Sementara kontribusi terbesar dari sewa adalah Central Park Mall dan dari hotel adalah Indigo Hotel Seminyak Bali.

Menurut Cesar, perseroan kini tengah fokus menggarap proyek – proyek residensial dibanding proyek apartemen. “Sekarang kami banyak garap residensial, proyek di Podomoro Park Bandung, kemudian di Taruma City, dan Podomoro Golf View Cimanggis, dulu rencanananya apartemen, sekarang sudah separuh kita jadikan residensial,” kata dia.

Sementara itu hingga Oktober 2019 telah membukukan marketing sales sebesar Rp1,5 triliun. “Sekitar Rp 1,5 triliun Oktober kemarin, dibanding September 2019 marketing salesnya Rp 1,3 triliun,” tandasnya.

Rights Issue

Cesar menambahkan, perseroan kini tengah menunggu hasil dari penambahan modal dengan skema Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau rights issue. “Kita masih menunggu hasil rights issue, akhir Desember atau awal Januari,” ungkapnya.

Adapun sebelumnya perseroan melalui keterbukaan informasi (25/11) mengumumkan telah melakukan rights issue dengan harga pelaksanaan sebesar Rp 240/saham. Dengan demikian, dana yang dihimpun dari HMETD ini sebesar Rp 956,83 miliar.

“Dana yang diperoleh dari penambahan modal melalui PUT I telah dan akan digunakan perseroan untuk membayar seluruh atau sebagian dari kewajiban perseroan kepada kreditur dan untuk keperluan modal kerja," tulis manajemen Agung Podomoro Land belum lama ini. 

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA