Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Asia Sejahtera Mina targetkan penjualan volume rumput laut mencapai 40% tahun 2020

Asia Sejahtera Mina targetkan penjualan volume rumput laut mencapai 40% tahun 2020

Asia Sejahtera Mina Bidik Penjualan Rumput Laut Naik 40%

Nabil Al Faruq, Senin, 2 Desember 2019 | 13:00 WIB

JAKARTA, investor.id — PT Asia Sejahtera Mina Tbk (AGAR) menargetkan volume penjualan rumput laut kering meningkat 40% pada 2020. Tahun ini, perseroan hanya mampu memproduksi rata-rata per bulannya 2 ribu ton.

Direktur Utama perseroan Indra Widyadharma mengatakan, permintaan yang berada di pasar Tiongkok terus meningkat, namun perseroan belum bisa memenuhi permintaan tersebut. “Untuk pasar di Tiongkok itu pasarnya bisa mencapai 7 ribu-8 ribu ton per bulannya,” ujarnya, di Jakarta, Senin (2/12).

Sejauh ini perseroan telah mengekspor rumput laut kering ke Tiongkok, Spanyol, dan Chili. Namun menurut Indra tujuan ekspor paling banyak masih di negara Tiongkok yakni sebesar 97%. 

Sementara itu perseroan saat ini belum fokus untuk menggarap pasar domestik, pasalnya pasar domestik saat ini masih kecil dibandingkan dengan ekspor. Namun tidak menutup kemungkinan perseroan akan menyasar pasar lokal.

Disisi lain, Asia Mina saat ini baru saja menyelesaikan satu gudang penampungan di Sulawesi Selatan. “Kami memiliki 4 gudang di Sulawesi Selatan dan 2 Gudang di Surabaya,” ujar Indra. 

Untuk memenuhi target perseroan tersebut, emiten berkode saham AGAR ini baru saja melepaskan saham ke publik sebanyak 250 juta saham. Perseroan memperoleh dana segar sebesar Rp 27,5 miliar. Dari aksi korporasi tersebut sebanyak 77,20% akan digunakan untuk peningkatan modal kerja. 

“Sebagian besar untuk menambah persediaan, kemudian juga untuk hedging kita memerlukan deposit ya, karena ini hampir 100% ekspor, jadi ada deposit untuk hedging. Kemudian selebihnya 22,80% untuk nambah piutang,” ujar Indra.

Hingga kuartal III-2019, perseroan telah memperoleh laba bersih sebesar Rp 1,9 miliar dan pendapatan sebanyak Rp 260 miliar. Pada tahun 2020 perseroan menargetkan peningkatan laba bersih dan pendapatan sekitar 40%. “Untuk target pendapatan tahun 2020 kami perkirakan sekitar 420 miliar,” ujar Indra.

Indra menambahkan, dengan melakukan IPO perseroan dapat memperkuat struktur permodaan dan dapat meningkatkan inventory. Dengan demikian, perseroan dapat melayani lebih banyak customer.

Kedepannya, perseroan akan fokus pada produksi untuk rumput laut dengan cara menjalin kerja sama dengan koperasi dan para petani rumput laut di Indonesia.

Sebagai informasi, Asia Mina didirikan pada 2008. Perseroan bergerak dibidang perdagangan rumput laut yang berupa dried euchema cottoni seaweed, dried euchema spinosum seaweed, dried gracilaria seaweed yang dapat digunakan di bidang farmasi, kosmetik, dan makanan. 

 

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA