Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Astra Sedaya Finance. Foto: beritasatu.com

Astra Sedaya Finance. Foto: beritasatu.com

Astra Sedaya Terbitkan Obligasi Rp 2 Triliun, Cek Rinciannya

Gita Rossiana, Selasa, 8 Oktober 2019 | 18:01 WIB

JAKARTA, investor.id – PT Astra Sedaya Finance akan menerbitkan obligasi senilai Rp 2 triliun pada Oktober ini. Obligasi ini merupakan bagian dari penawaran umum berkelanjutan (PUB) IV senilai total Rp 8 triliun.

Sebelumnya, perseroan telah menerbitkan obligasi berkelanjutan IV tahap I senilai Rp 1,12 triliun pada 25 Mei 2018. Kemudian, pada 13 Februari 2019, perseroan menerbitkan obligasi berkelanjutan IV tahap II senilai Rp 2,25 triliun.

Adapun pada tahap ini yang sebesar Rp 2 triliun, perseroan membagi dalam tiga seri. “Seri A akan diterbitkan dengan nilai pokok Rp 520,17 miliar. Obligasi ini memiliki tenor 370 hari dan tingkat bunga 6,65%,” ungkap Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) dalam laporannya, Selasa (8/10).

Kemudian, seri B akan diterbitkan dengan nilai pokok Rp 800,38 miliar. Obligasi ini memiliki tenor 3 tahun dan tingkat bunga 7,7%. Selanjutnya, seri C akan diterbitkan dengan nilai pokok Rp 236,16 miliar, bertenor 5 tahun, dan tingkat bunga 7,95%.

Sedangkan sisa dari jumlah pokok yang ditawarkan, yakni sebesar Rp 443,28 miliar akan dijamin dengan kesanggupan terbaik (best effort). Dalam penerbitan obligasi ini, perseroan menunjuk PT BCA Sekuritas, PT CGS-CIMB Sekuritas Indonesia, PT DBS Vickers Sekuritas Indonesia, PT Indo Premier Sekuritas, PT Mandiri Sekuritas, dan PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk sebagai penjamin pelaksana emisi efek.

Perseroan berencana melakukan penawaran umum pada 17 hingga 18 Oktober 2019. Kemudian, perseroan akan melakukan penjatahan pada 21 Oktober 2019 dan pencatatan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 24 Oktober 2019.

Selain Astra Sedaya Finance, PT BCA Finance, anak usaha PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), juga berencana melangsungkan penawaran umum berkelanjutan (PUB) obligasi III tahap I tahun 2019 sebesar Rp 1,5 triliun. Surat utang itu merupakan bagian dari PUB III senilai total Rp 10 triliun.

Masa penawaran awal (bookbuilding) obligasi berkelanjutan III tahap I berlangsung pada 26 September 2019 hingga 11 Oktober 2019. Kemudian, penawaran umum pada 28-31 Oktober 2019 dan pencatatan obligasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 6 November 2019.

Direktur Keuangan BCA Finance Amirdin Halim mengatakan, obligasi tersebut dibagi dalam tiga seri. Seri A bertenor 367 hari kalender, seri B bertenor dua tahun, dan seri C bertenor tiga tahun. “Untuk seri A kupon obligasinya berkisar 6,2-6,8% per tahun, seri B berkisar 6,5-7,1% per tahun, dan seri C berkisar 7-7,8% per tahun,” kata dia.

Obligasi yang diterbitkan tersebut mendapat peringkat AAA dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo). Sedangkan PT Fitch Ratings Indonesia menyematkan peringkat AAA. BCA Finance akan menggunakan dana hasil emisi obligasi berkelanjutan III tahap I untuk modal kerja kegiatan usaha pembiayaan.

Pipeline

Sementara itu, hingga 26 September 2019, Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat, sebanyak 11 perusahaan akan menerbitkan obligasi senilai total Rp 22,9 triliun sampai akhir 2019. Perbankan dan perusahaan pembiayaan masih menjadi perusahaan yang paling banyak menerbitkan obligasi.

Belum lama ini, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) menerbitkan obligasi berkelanjutan III tahap I senilai Rp 5 triliun. Kemudian, PT Bank Mandiri Taspen berencana menerbitkan obligasi berkelanjutan I tahap I senilai Rp 1 triliun. Sementara, PT Bank BTPN Tbk (BTPN) akan menerbitkan obligasi berkelanjutan IV tahap I senilai Rp 1 triliun dan PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) akan menerbitkan obligasi senilai Rp 2 triliun.

Selain perbankan, sektor pembiayaan juga banyak menerbitkan obligasi. Tercatat, ada tiga perusahaan multifinance yang akan menerbitkan obligasi, yakni PT Bussan Auto Finance, yang akan menerbitkan obligasi senilai Rp 1,5 triliun.

Selanjutnya, PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (ADMF) yang akan menerbitkan obligasi berkelanjutan IV tahap VI senilai Rp 1,19 triliun. Selain itu, PT BCA Finance yakan menerbitkan obligasi Rp 1,5 triliun.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA