Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
PT Bank QNB Kesawan

PT Bank QNB Kesawan

Bank QNB Terbitkan Obligasi Rp 500 Miliar

Gita Rossiana, Rabu, 13 November 2019 | 19:54 WIB

JAKARTA, Investor.id - PT Bank QNB Indonesia Tbk (BKSW) berenana menerbitkan obligasi senilai Rp 500 miliar. Obligasi tersebut bagian dari Obligasi Berkelanjutan I dengan total Rp 1 triliun.

Obligasi tersebut diterbitkan dalam dua seri, yaitu senilai Rp 450 miliar bertenor 370 hari ditawarkan dengan tingkat bunga 7,1%. "Sedangkan sisanya, yakni Rp 50 miliar akan diterbitkan dengan kesanggupan terbaik," jelas manajemen dalam keterbukaan informasi yang diterbitkan di Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) pada Rabu (13/11).

Perseroan telah mendapatkan pernyataan efektif emisi obligasi tersebut pada 28 Juni 2019. Kemudian obligasi ini akan ditawarkan pada 20-21 November 2019 dan dicatatkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 27 November 2019. Dalam penerbitan obligasi ini, perseroan menunjuk PT Indo Premier Sekuritas sebagai penjamin emisi.

Sementara itu, BEI mencatat masih terdapat 13 perusahaan yang akan menerbitkan obligasi hingga akhir 2019. Nilainya diperkirakan mencapai Rp 18,22 triliun. Data pipeline BEI per 6 November 2019, dari 13 perusahaan yang akan menerbitkan obligasi, sebanyak tujuh perusahaan merupakan lembaga jasa keuangan.

Empat dari tujuh lembaga jasa keuangan tersebut adalah bank, yakni PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) yang akan menerbitkan Obligasi Berkelanjutan III Tahap I dengan nilai Rp 5 triliun, PT Bank Mandiri Taspen dengan nilai obligasi Rp 1 triliun, PT Bank BTPN Tbk (BTPN) dengan nilai obligasi Rp 1 triliun dan PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) yang akan menerbitkan obligasi senilai Rp 2 triliun dan obligasi subordinasi dengan nilai Rp 1 triliun.

Kemudian ada tiga multifinance yang akan menerbitkan obligasi, yakni PT Bussan Auto Finance dengan nilai obligasi Rp 1,5 triliun. Selanjutnya ada PT Indonesia Infrastructure Finance dengan nilai obligasi Rp 1,5 triliun, dan PT Usaha Pembiayaan Reliance Indonesia dengan nilai Rp 600 miliar.

Selain bank dan lembaga pembiayaan, ada perusahaan lain dari berbagai sektor yang akan menerbitkan obligasi. PT Kereta Api Indonesia akan menerbitkan obligasi Rp 2 triliun, PT Voksel Electric Tbk (VOKS) yang akan menerbitkan obligasi Rp 500 miliar dan PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) yang akan menerbitkan obligasi Rp 600 miliar.

Kemudian ada PT Barito Pasific Tbk (BRPT) dengan nilai obligasi Rp 750 miliar dan PT Jaya Bersama Indo Tbk (DUCK) dengan nilai obligasi Rp 375 miliar. Terakhir, ada PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) dengan nilai obligasi Rp 400 miliar.

BEI mencatat total emisi obligasi dan sukuk yang sudah tercatat sepanjang 2019 mencapai 86 emisi dari 45 emiten dengan nilai Rp 101,04 triliun. Sedangkan total outstanding emisi sukuk dan obligasi yang tercatat di BEI mencapai Rp 442,01 triliun dan US$ 47,5 juta dari 118 emiten.

Sementara itu, hingga akhir tahun ini, PT Penilai Harga Efek Indonesia (PHEI) memproyeksi penerbitan obligasi akan mencapai Rp 130 triliun. Tren penerbitan obligasi korporasi akan naik karena dipengaruhi kondisi ekonomi makro Indonesia yang menunjukkan kondisi stabil dengan nilai pertumbuhan ekonomi 5% di tengah kondisi perlambatan ekonomi global.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA