Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Bank BCA. Foto: Investor Daily/DOK

Bank BCA. Foto: Investor Daily/DOK

BCA Rombak Susunan Direksi

Gora Kunjana, Selasa, 8 Oktober 2019 | 15:43 WIB

JAKARTA, investor.id - Bank swasta terbesar di Indonesia, PT Bank Central Asial Tbk merombak susunan kepengurusan dengan mengangkat Suwignyo Budiman sebagai Wakil Presiden Direktur bersama Armand Wahyudi Hartono, putra bungsu pemilik PT Djarum.

Berdasarkan Keterbukaan Informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta, Selasa (8/10/2019), terhitung per 3 Oktober 2019, Direktur BCA Suwignyo Budiman naik menjadi Wakil Presiden Direktur.

Sebelumnya Suwignyo Budiman bertanggung jawab atas bisnis kredit pemilikan rumah, kredit kendaraan bermotor (roda empat dan roda dua), Individual Customer Business Development dan bisnis pengelolaan kekayaan (wealth management).

Selain kenaikan Suwignyo, Inawaty Handojo juga menjabat sebagai direktur yang membawahi fungsi kepatuhan menggantikan Subur Tan.

Berikut ini struktur pengurus BCA yang telah efektif :

Dewan Komisaris:

Presiden Komisaris: Djohan Emir Setijoso

Komisaris: Tonny Kusnadi

Komisaris independen: Cyrillus Harinowo, Raden Pardede, dan Sumantri Slamet.

Direksi:

Presiden Direktur: Jahja Setiaatmadja

Wakil Presiden Direktur: Armand Wahyudi Hartono, dan Suwignyo Budiman.

Direktur: Subur Tan, Rudy Susanto, Henry Koenaifi, Inawaty Handojo (merangkap direktur kepatuhan), Lianawaty Suwono, Santoso, dan Vera Eve Lim.

Direktur Independen: Erwan Yuris Ang

Laba bersih naik 12,6%

Sebelumnya BCA mencatat kenaikan laba bersih sebesar 12,6% secara tahunan (year on year/yoy) dari Rp 11,4 triliun pada 2018 menjadi Rp 12,9 triliun pada Juni 2019.

Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja mengatakan pertumbuhan laba yang positif tersebut ditopang oleh kinerja operasional yang solid.

Pendapatan operasional bank yang terdiri dari pendapatan bunga bersih (net interest income/NII) dan pendapatan operasional lainnya meningkat 16,1% menjadi Rp 34,2 triliun pada semester I tahun 2019.

Khususnya pendapatan bersih meningkat 13,1% (yoy) menjadi Rp 24,6 triliun. Sementara pendapatan operasional lainnya tumbuh 24,5% yoy menjadi Rp 9,6 triliun hingga semester pertama di 2019.

"BCA melihat adanya pemulihan kredit investasi sejak tahun 2018 dan terus berlanjut pada semester pertama 2019. Hal ini merupakan indikator positif bagi iklim usaha dan ekonomi dalam jangka panjang sehingga BCA mencatat pertumbuhan yang positif pada berbagai segmen kredit," kata Jahja, pertengahan Juli 2019.

Sumber : ANTARA

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA