Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
IPO Mega Perintis

IPO Mega Perintis

Bidik Kenaikan Penjualan 48,8%, Mega Perintis Buka Gerai Konsep Baru

Kamis, 10 Juni 2021 | 13:02 WIB
Muhammad Ghafur Fadillah

JAKARTA, Investor.id - PT Mega Perintis Tbk (ZONE) menargetkan peningkatan penjualan sebesar 48,8% menjadi Rp 485,92 miliar tahun ini. Target tersebut akan dipenuhi dengan menggenjot penjualan secara online dan offline melalui gerai berkonsep baru.

Direktur Utama Mega Perintis Franxiscus Afat Adinata Mursalim mengatkan, perseroan berinisiatif untuk membuka gerai dengan konsep baru bernama Salezone. Konsep ini memadukukan gerai lifestyle & sport wear discounted store dengan taget pasar di luar pusat perbelanjaan umumnya. Gerai tersebut dikembangkan di sejumlah lokasi, seperti tempat peristirahatan dan transit/rest area di jalan tol dan toko yang berdiri sendiri atau street level.

“Terobosan gerai terbaru ini telah mulai diluncurkan pada akhir tahun 2020 dan menunjukan respons pasar yang positif. Kedepannya, kami berencana mengoptimalkan pengembangan toko ini dengan membuka 5 gerai baru untuk melengkapi 4 toko yang sebelumnya sudah dibuka pada rest area jalan tol di pulau Jawa,” jelasnya usai paparan publik virtual, Kamis (10/6).

Sedangkan konsep toko street level, perseroan telah membuka Salezone di central square Sidoarjo. Ke depan, konsep toko street level akan menjadi perhatian perseroan setelah selesai mengembangkan konsep toko rest area. “Sebenarnya konsep terbaru ini memiliki peluang yang besar untuk dikembangkan di semua daerah di Indonesia, namun saat ini kami akan kembangkan di pulau Jawa terlebih dahulu,” ujarnya.

Guna memuluskan rencana tersebut, Franxiscus mengatakan, perseroan  yang memfokuskan produksi dan penjualan fesyen pria ini telah menyiapkan belanja modal (capital expenditure) sebanyak Rp 37 miliar yang bersumber dari kas internal. Capex ini akan digunakan untuk pengembangan 28 toko baru, termasuk Salezone.

Terkait prospek bisnis, dia mengatakan, tahun ini akan berjalan lebih baik sejalan dengan program vaksinasi yang berimbas terhadap percepatan pemulihan ekonomi dan menggerakan masyarakat untuk kembali berbelanja. Hal itu tercermin dari lonjakan laba bersih perseroan pada kuartal I-2021 sebeanyak 139,21% menjadi Rp 1,47 miliar.

“Kami optimis target laba tercapai, namun karena situasi ekonomi jauh lebih membaik, dibandingkan tahun 2020 lalu, meskipun memang belum kembali pulih, penjualan kami relatif naik dan menuju sekitar 80% dari kondisi normal,” terangnya.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN