Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
PT Cashlez Worldwide Indonesia Tbk. Foto: IST.

PT Cashlez Worldwide Indonesia Tbk. Foto: IST.

Cashlez Raih Kinerja Positif Sepanjang 2020

Selasa, 4 Mei 2021 | 19:05 WIB
Nabil Alfaruq (nabil.alfaruq@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id  — PT Cashlez Worldwide Indonesia Tbk (CASH) membukukan kinerja positif sepanjang tahun 2020 yang dipengaruhi oleh sejumlah sentimen, salah satunya berubahnya perilaku masyarakat ke arah digital di tengah pandemi Covid-19.

Presiden Direktur Cashlez Worldwide Indonesia Suwandi mengatakan, perseroan berhasil mencatatkan pertumbuhan pendapatan yang cukup besar dengan total penjualan sebesar Rp 84,32 miliar dibandingkan dengan Rp 16,61 miliar yang tercatat pada tahun 2019 atau mewakili peningkatan 407,73% secara tahunan.

“Peningkatan tersebut telah menghasilakn pertumbuhan di bagian laba perseroan, dari rugi bersih Rp 10,85 miliar pada tahun 2019 menjadi rugi bersih Rp 7,13 miliar pada tahun 2020,” ujar dia dalama siaran pers yang diterima Investor Daily, Selasa (4/5).

Suwandi,  CEO PT  PT  Cashlez  Worldwide  Indonesia  Tbk  (CASH). (Foto: Investor Daily/Emral)
Suwandi, CEO PT PT Cashlez Worldwide Indonesia Tbk (CASH). (Foto: Investor Daily/Emral)

Menurut Suwandi, pertumbuhan pendapatan tersebut dipengaruhi oleh pandemi Covid-19 pada tahun 2020 yang telah mendorong dunia untuk mempercepat transformasi perekonomian digital, tidak terkecuali di Indonesia sehingga masyarakat mulai mengadopsi protokol new normal terutama dalam melakukan aktivitas tersebut. Hal ini menyebabkan adanya pola perilaku masyarakat dalam melakukan transaksi pembayaran ke arah cashless payment.

Akselerasi ekonomi digital telah membuka peluang bagi solusi pembayaran yang inovatif untuk beradaptasi ke perilaku baru. Berdasarkan data dari Bank Indonesia (BI), nilai transaksi uang elektronik pada tahun 2020 mencapai Rp 204,91 triliun, meningkat 41,15% apabila dibandingkan tahun 2019.

“Dengan adanya perubahan perilaku masyarakat ke arah digital, menjadi faktor utama yang mendorong bisnis perseroan. Sehingga, sepanjang tahun 2020, perseroan berhasil mencapai pertumbuhan yang pesat,” ujar dia.

Peningkatan pendapatan tersebut juga ditopang oleh pertumbuhan nilai transaksi bruto yang meningkat menjadi Rp5,95 triliun pada tahun 2020 atau meningkat sebesar 56,16% dibandingkan angka tahun 2019.

Sampai dengan akhir Desember 2020, total merchant yang bergabung dengan Cashlez mencapai 9.176 merchant termasuk didalamnya beberapa brand ternama seperti KalCare, Brawijaya Hospital, BFI Finance, Shafira, Zoya, dan Fish & Cheap.

Lebih lanjut, peningkatan pendapatan tersebut memicu pertumbuhan laba bruto perseroan hampir 3 kali lipat menjadi Rp 32,01 miliar selama 2020 dibandingkan Rp 11,42 miliar pada periode sama pada tahun sebelumnya. Perolehan ini berdampak positif pada marjin usaha yang menguat sebesar 77,7 ppts menjadi negatif 10,87% pada tahun 2020 dari negatif 88,59% pada tahun 2019.

Adapun total aset perseroan pada 31 Desember 2020 mencapai Rp 199,87 miliar, sedangkan total liablitas mencapai Rp 87,01 miliar dan ekuitas perseroan berada pada level Rp 112,86 miliar. “Perseroan akan terus berupaya untuk menjaga struktur permodalan yang optimal agar dapat menopang pertumbuhan bisnis secara berkelanjutan,” ujar dia.

Sementara pada tahun 2021, perseroan optimistis dapat menunjukan kinerja yang lebih baik dibandingkan tahun 2020 dengan target 5 ribu merchant baru yang akan bergabung dengan Cashlez. Perseroan akan menjalankan upaya strategi untuk dapat mencapai target tersebut.

Suwandi menambahkan, perseroan pada tahun ini akan memperluas kerjasama dengan dari berbagai segementasi melalui penerapan Open API sehingga mempermudah integrasi. Dengan begitu, platform digitalisasi yang disediakan partner lebih lengkap dengan pembayaran non-tunai, dan tentunya bersama – sama dapat memperluas jangkauan pasar serta memaksimalkan pertumbuhan bisnis secara jangka panjang.  

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN