Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
RUPST dan RUPSLB PT Central Proteina Prima Tbk atau CP Prima. FOTO: IST.

RUPST dan RUPSLB PT Central Proteina Prima Tbk atau CP Prima. FOTO: IST.

Central Proteina Prima Siapkan Capex Rp 102 Miliar

Kamis, 19 November 2020 | 14:22 WIB
Nabil Al Faruq (nabil.alfaruq@beritasatumedia.com)

JAKARTA — PT Central Proteina Prima Tbk (CPRO) menyiapkan belanja modal (capital expenditure/capex) tahun 2021 sebesar Rp 102 miliar. Capex ini rencananya digunakan untuk peningkatan kapasitas produksi dan peremajaan fasilitas. 

Berdasarkan keterbukaan informasi, Kamis (19/11), rencana belanja modal tahun 2021 merupakan langkah perseroan dalam mengantisipasi potensi kenaikan permintaan produk pakan. 

Secara rinci, untuk biaya peremajaan fasilitas lama dan sekaligus peningkatan kapasitas produksi pakan serta makanan hewan kesayangan sebesar Rp 65 miliar. Kemudian, penambahan kapasitas produksi pembibitan udang sebesar Rp 13 miliar. “Sisanya, untuk peremajaan fasilitas unit usaha selain kedua unit bisnis tersebut sebesar Rp 24 miliar,” ujar manajemen perseroan. 

Hingga kuartal III-2020, perseroan telah merealisasikan capex sebesar Rp 45 miliar dan mengestimasikan tambahan capex sebesar Rp 40 miliar pada triwulan IV-2020. Mayoritas pengeluaran belanja modal didominasi untuk peningkatan kapasitas produksi pakan dan makanan hewan peliharaan. Selain itu, penambahan gudang pabrik yang berlokasi di Sepanjang dengan estimasi Rp 61 miliar. 

“Sisa penggunaannya, untuk ekspansi pembibitan udang di Aceh Rp 5 miliar dan peremajaan fasilitas produksi yang ada sebanyak Rp 19 miliar,” ujar dia. 

Lebih lanjut, rencana lain tahun 2021 adalah menargetkan pertumbuhan total penjualan sebesar 5%. Rinciannya, untuk produk makanan hewan diperkirakan tumbuh 20 – 30%, seiring dengan masyarakat yang banyak menghabiskan waktu di rumah bersama hewan peliharaan di tengah pandemi Covid-19. 

Dengan demikian, tren konsumsi makanan hewan kesayangan pada tahun depan masih akan berlanjut dan pada tahun ini pun cenderung menguat.

Sedangkan untuk produk makanan olahan, penjualan pada 2021 hampir sama tahun ini. Perseroan menilai penjualan untuk segmen hotel, restoran, dan catering masih belum pulih.

Hingga triwulan III-2020, perseroan masih mencatat penjualan sebesar Rp 5,6 triliun, dibanding periode sama 2019 yang mencapai Rp 5,5 triliun.

Dua unit usaha perseroan yang memberikan pertumbuhan cukup baik adalah produk makanan hewan dan ekspor makanan frozen seafood. Produk makanan hewan membukukan kenaikan penjualan sebesar Rp 522 miliar hingga September 2020 atau naik 57,9% (yoy). Sedangkan unit usaha ekspor makanan frozen seafood membukukan penjualan sebesar Rp 832 miliar, naik 26,8% (yoy) dengan pasar Eropa sekitar 40-45% dan Amerika Serikat 30-35%.

Editor : Hari Gunarto (hari_gunarto@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN