Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Anthoni Salim. (Foto: Beritasatu Photo/Uthan A Rachim)

Anthoni Salim. (Foto: Beritasatu Photo/Uthan A Rachim)

Dalam 2 Pekan, Anthoni Salim Untung Rp 8,7 T dari Saham DCII

Senin, 14 Juni 2021 | 22:57 WIB
Listyorini (listyorini205@gmail.com)

Investor.id – Saham PT DCI Indonesia Tbk (DCII) harganya terus meroket lebih dari 10 kali lipat sejak Anthoni Salim menginvestasikan dananya di perusahaan tersebut. Investasi Anthoni sebesar Rp 1,01 triliun dan dalam dua pekan valuasinya naik menjadi Rp 9,69 triliun, sehingga memberikan potensi keuntungan sekitar Rp 8,7 triliun.

Saham DCII menjadi pembicaraan pelaku pasar karena kenaikannnya sangat tinggi dan fenomenal.

Hari ini, Senin (14/6/2021), harga saham DCII masih melanjutkan relinya naik 16,32% menjadi Rp 50.250. Padahal, Anthoni Salim membeli saham DCII pada harga Rp 5.277 pada 31 Mei 2021 atau untung lebih dari 10 kali lipat dalam waktu dua pekan.

Berdasarkan data PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) per 2 Juni 2021, total jumlah saham baru yang dibeli oleh Anthoni Salim sebanyak 192,74 juta lembar, sehingga nilai transaksi ini mencapai Rp 1,01 triliun pada 31 Mei 2021 dengan harga Rp 5.277/saham.

Kenaikan saham DCII tak lepas dari euforia saham-saham digital yang melambung tinggi. DCII dianggap sebagai new economy, terlebih perusahaan tersebut membangun kawasan data center di Karawang, Jawa Barat.

Executive Director Salim Group Axton Salim optimistis bahwa pembangunan kompleks hyperscale data center park dengan standar global bernama H2 itu akan membawa dampak positif yang besar bagi pelaku bisnis di Indonesia dan akan menjadi kompleks data center terbesar di Asia Tenggara.

Argha J Karo-Karo, Owner Creative Trader, dalam aku instagramnya mengatakan, keputusan bandar melambungkan harga DCII hingga lebih dari 1000% dalam waktu 6 bulan telah menghapuskan analisa fundamental, dan bursa efek di Indonesia terus menghasilkan kejutan-kejutan yang luar biasa.

"Para akademisi dan komentator saham tampak berpikir sangat keras untuk menjelaskan alasan di balik keputusan Bandar menaikkan harga DCII hingga lebih dari 10.000% dalam waktu 6 bulan," kata

Seperti diketahui, Anthoni ialah pemegang saham DCII dengan kepemilikan sebesar 11%. Sebelumnya Anthoni Salim telah menguasai 72,29 juta saham DCII atau 3,03% dari total saham, dan setelah pembelian baru ini kepemilikan saham Bos Indofood ini mencapai 265 juta saham.

Saham DCII baru IPO di BEI pada 6 Januari lalu dengan harga Rp 420. Jika dihitung sejak IPO saham ini sudah meroket 11.864% dalam 6 bulan terakhir ini. Kapitalisasi pasarnya resmi masuk big cap alias di atas Rp 100 triliun, dan telah melampaui melampaui ICBP, INDF, GGRM, BBNI, dan CPIN.

Bangun Kompleks Digital

Data Center H2 yang berlokasi di Karawang, Jawa Barat yang akan dioperasikan oleh DCI. (IST)
Data Center H2 yang berlokasi di Karawang, Jawa Barat yang akan dioperasikan oleh DCI. (IST)

CEO Grup Salim Anthoni Salim dan emiten penyedia layanan pusat data (data center) PT DCI Indonesia Tbk (DCII) membentuk kerja sama strategis dalam pembangunan kompleks hyperscale data center park dengan standar global bernama H2.

Pengembangan data center tersebut sebagai bagian dari akselerasi perubahan digital di Indonesia. Anthoni Salim sebelumnya telah memulai langkah memasuki bisnis digital di Indonesia, termasuk juga data center melalui kerja sama dengan IndoKeppel dan investasi di CBN.

“Hari ini adalah topping off dari gedung data center pertama H2. Gedung ini memiliki 10 lantai, dengan enam lantai di antaranya adalah ruang data dengan total kapasitas 3.000 rak serta kapasitas total daya listrik 15 MW,” ujar Axton, dalam keterangannya, Senin (14/6).

Pembangunan gedung ini telah dimulai sejak kuartal IV-2020. Topping off pun menandai bahwa kegiatan konstruksi memasuki tahap akhir dan diperkirakan selesai pada kuartal IV-2021.

Direktur Utama DCI Indonesia Toto Sugiri menambahkan bahwa sebagai pemain lama di dunia data center, pihaknya percaya bahwa dengan dibentuknya H2 sejalan dengan visi dan misi besar DCI untuk menjadi penyedia data center terpercaya di Asia Tenggara serta memenuhi kebutuhan pelanggan di tengah percepatan digitalisasi sekarang.

Berlokasi di Pertiwi Lestari Industrial Park, Karawang, Jawa Barat, dengan jarak tempuh hanya sekitar 47 km dari Jakarta dan memiliki multiple aksesibilitas, H2 diklaim memiliki beberapa keunggulan. Misalnya, H2 merupakan salah satu kompleks data center terbesar di Asia Tenggara. Luas lahannya mencapai puluhan hektar yang akan memiliki total kapasitas data center ratusan MW dengan pembangunan yang akan dilaksanakan dalam beberapa tahap.

Selain itu, H2 didesain dengan standar internasional menggunakan spesifikasi Tier 3 dan Tier 4 yang di-support oleh multiple konektifitas fiber optic (carrier neutral) dan dua pembangkit listrik. Lalu, H2 dibangun dengan konsep green data center. Ke depannya, data center dioperasikan dengan menggunakan energi terbarukan (green energy) dari solar panel farm yang akan dibangun di area yang sama.

Editor : Listyorini (listyorini205@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN