Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Tambang batu bara. Foto ilustrasi: Beritasatuphoto/M DEFRIZAL

Tambang batu bara. Foto ilustrasi: Beritasatuphoto/M DEFRIZAL

Darma Henwa Bukukan Kenaikan Laba 44,32%

Muhammad Ghafur Fadillah, Rabu, 6 November 2019 | 20:54 WIB

JAKARTA, Investor.id -  PT Darma Henwa Tbk (DEWA) berhasil mencetak kenaikan laba periode berjalan sebesar 44,32% menjadi US$ 1,19 juta hingga kuartal III-2019, dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya sebesar US$ 826.192. Pendapatan bertumbuh 25,97% dari US$ 188,86 juta menjadi US$ 237,92 juta.

Corporarte Secretary Darma Henwa Muksin Arif Rosyidi mengatakan, pertumbuhan laba ditopang kenaikan volume produksi serta berjalannya efisiensi perseroan. Sedangkan laba bruto (gross profit) turun sebesar 64% menjadi US$ 17,31 Juta, dibandingkan periode sama tahun sebelumnya mencapai US$ 6,6 Juta.

“Perseroan mampu meningkatkan kinerja keuangannya, karena perseroan konsisten memfokuskan usaha peningkatan volume produksi, produktivitas, dan efisiensi biaya,” ujarnya di Jakarta, Rabu (6/11).

Perseroan membukukan peningkatan coal delivery sekitar 22,08% menjadi 11,44 juta ton hingga September 2019, dibandingkan periode sama tahun lalu 9,37 juta ton. Overburden batu bara perseroan naik 9,13% dari 75,77 juta Bcm menjadi 82,7 juta Bcm. Adapun, rasio pengupasan (stripping ratio) tiga tambang batu bara yang digarap perseroan berkisar antara 5,59-8,46.

Terkait pendapatan, dia mengatakan, mayoritas berasal dari jasa kontraktor batubara, yakni tambang batubara Bengalon di Provinsi Kalimantan Timur milik PT Kaltim Prima Coal mencapai US$ 165,09 juta lalu. Sisanya disumbangkan pendapatan kontraktor tambang batu bara Asam Asam di Provinsi Kalimantan Selatan milik PT Arutmin Indonesia tercatat US$ 60,84 juta, tambang batubara Satui di Provinsi Kalimantan Selatan milik PT Cakrawala Langit Sejahtera sebesar US$ 10,22 juta.

Lebih lanjut, dia mengatakan, Darma Henwa tengah melakukan pembicaraan dengan sejumlah calon klien terkait proyek kontraktor penambangan mineral di beberapa lokasi. Ke depan, perseroan berharap bisnis non-batubara berkontribusi lebih besar terhadap pendapatan. Pendapatan bersumber dari dua anak usahanya, yakni PT Dairi Prima Mineral dan PT Citra Palu Minerals

"Dua anak usaha kami juga turut berkontribusi terhadap pendapatan kuartal III-2019 mencapai US$ 1,76 juta. Kami berharap proyek jasa kontraktor non-batubara ini menjadi pintu masuk perseroan untuk meningkatkan pendapatan ke depan," paparnya.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA