Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Salah satu tambang emas. Foto ilustrasi: IST

Salah satu tambang emas. Foto ilustrasi: IST

Dian Swastatika Bantu Anak Usaha Akuisisi Tambang Ravenswood

Farid Firdaus, Rabu, 25 Maret 2020 | 20:24 WIB

JAKARTA, investor.id - Golden Energy and Resources (GEAR), anak usaha PT Dian Swastatika Tbk (DSSA), memastikan akuisisi tambang emas Ravenswood di Queensland, Australia tidak membebani cadangan kas perseroan. Aksi ini juga akan mendapat dukungan berupaya tambahan modal dari Dian Swastatika apabila dibutuhkan.

Seperti pengumuman resmi pada 15 Januari 2020, GEAR melalui Golden Investment (Australia) II Pte Ltd, bersama Raven Gold Nominee Pty Ltd yang mewakili EMR Capital, sepakat membentuk perusahaan patungan bernama Mining Gold Group Pty Ltd (Topco).

Mining Gold didirikan dengan tujuan untuk mengakuisisi kepemilikan Ravenswood dari Carpentaria Gold Pty Ltd dan Resolute Mining Ltd. Untuk keperluan akuisisi, GEAR dan EMR Capital berkomitmen masing-masing menyediakan dana hingga US$ 70 juta.

Group Company Secretary GEAR Pauline Lee mengatakan, meskipun perseroan akan menggunakan cadangan kas untuk mendanai perusahaan patungan, perseroan tetap memiliki cadangan kas yang cukup untuk modal kerja setelah akuisisi. Investasi pada perusahaan patungan juga diharapkan tidak memiliki dampak negatif yang signifikan terhadap posisi kas perseroan.

“Per 31 Desember 2019, perseroan memiliki saldo kas lebih dari US$ 177 juta. Investasi ini juga diperkirakan tidak berdampak negatif pada penghasilan konsolidasi perseroan,” jelas Pauline dalam penjelasan resmi kepada Bursa Efek Singapura (SGX), Selasa (24/3).

Sementara itu, Dian Swastatika sebagai pengendali 86,87% saham GEAR telah mengkonfirmasi dukungannya kepada GEAR terkait investasi pada perusahaan patungan. Dukungan yang diberikan termasuk persetujuan rencana mengakuisisi Ravenswood, serta komitmen modal lebih lanjut dan persetujuan aksi korporasi yang akan dilakukan oleh GEAR.

Menurut Pauline, manajemen telah memiliki pengalaman dalam mengevaluasi dan berinvestasi di proyek tambang emas. GEAR tercatat sudah memiliki pengalaman dalam berinvestasi pada Westgold Resources Ltd, yang juga merupakan produsen emas asal Australia.

Sementara risiko investasi baru pada Ravenswood, lanjut dia, telah dimitigasi dengan menggandeng EMR Capital. Selama ini, EMR cukup dikenal sebagai private equity fund yang kerap berkecimpung dalam proyek-proyek skala internasional. Perusahaan ini fokus pada tambang emas, tembaga, batu bara dan kalium. EMR tercatat menjadi pemilik dan operator pada delapan tambang secara global.

Manajemen GEAR telah menghitung, kerugian bersih yang timbul terhadap aset yang akan diterima sehubungan dengan investasi ini hanya sebesar US$ 2,03 juta untuk tahun buku Desember 2019. Hal ini lantaran operasi salah satu tambang Ravenswood yang berlokasi di Mt Wright akan berakhir masa produksinya.

Sebaai informasi, Ravenswood secara keseluruhan telah beroperasi lebih dari 25 tahun atau sejak 1993. Hal ini membuat risiko utama seperti geoteknik dan geometallurgical sepenuhya dipahami dan dimasukkan ke dalam rencana pengembangan operasi tambang ke depan.

Ravenswood diprediksi mampu memproduksi emas hingga 54 ribu ounces setiap tahunnya. Tambang ini memiliki cadangan emas 2,74 juta ounces dan pasokan emas sebanyak 5,92 juta ounces per 30 Juni 2019. Adapun, per 31 Desember 2019, Ravenswood memiliki aset senilai AUS$ 90,76 juta.

Penyelesaian akuisisi tambang emas ini diharapkan bisa tuntas sebelum 31 Maret 2020. Sementara Bursa Efek Singapura telah memberikan pengecualian syarat (waiver) kepada GEAR terkait rencana pendirian perusahaan patungan dan akuisisi Ravenswood pada 23 Maret 2020. GEAR tidak diharuskan meminta persetujuan pemegang saham terkait rencana perseroan tersebut.

Stanmore Coal

Pada bagian lain, GEAR melalui Golden Investment (Australia) Pte baru-baru ini telah menambah kepemilikan saham pada Stanmore Coal Ltd menjadi 31,35%, dari semula 28,42%.

Pembelian saham Stanmore Coal dilakukan pada 17 Maret 2020. Agregat nilai transaksi untuk pembelian 7,5 juta saham Stanmore Coal adalah AUS$ 6 juta. Pembayaran dilakukan secara tunai dan didanai oleh internal perusahaan.

Manajemen menilai transaksi ini memungkinkan GEAR berada dalam posisi lebih baik dalam mengoptimalkan operasi dan sumber daya Stanmore Coal. Strategi ini juga konsisten dengan investasi jangka panjang perseroan di perusahaan tersebut.

Saat ini, Stanmore memiliki saham pada tambang dan proyek batubara di sejumlah kawasan sekitar Queensland, Australia seperti Isaac Plains, Isaac Plains East Open Cuts, Isaac Downs (Wotonga), Isaac South, Clifford, The Range, Mackenzie, Belview, Tennyson dan Lilyvale.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN