Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Direktur Utama BRI Sunarso. Foto: IST

Direktur Utama BRI Sunarso. Foto: IST

Dirut BRI: Ari Kuncoro Mundur Tak Masuk Agenda RUPSLB

Kamis, 22 Juli 2021 | 17:06 WIB
Nida Sahara ( nida.sahara@investor.co.id)

JAKARTA, Investor.id - Direktur Utama (Dirut) PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI), Sunarso mengungkapkan,  pengunduran diri Ari Kuncoro dari posisi wakil komisaris utama BRI tidak termasuk dalam agenda rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) perseroan hari ini.

Menurut Sunarso, RUPSLB BRI diselenggarakan dalam rangka persetujuan aksi korporasi penerbitan saham baru untuk menambah modal (rights issue) yang akan dilakukan BRI melalui mekanisme penambahan modal dengan memberikan hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD) terkait rencana pembentukan holding ultramikro.

"Pengunduran diri ini diterima hari ini dan ditujukan kepada Kementerian BUMN. Kemudian Kementerian BUMN menyurati kepada BRI untuk melakukan tindak lanjut secara administratif sesuai ketentuan," kata Direktur Utama BRI, Sunarso menjawab pertanyaan Investor Daily di Jakarta, Kamis (22/7).

Berdasarkan keterbukaan informasi, Ari Kuncoro mengajukan surat pengunduran diri per 21 Juli 2021 dan disampaikan kepada Kementerian BUMN. "Sesuai ketentuan, sesuai prosedurnya, tidak memungkinkan untuk mengubah agenda RUPS dalam waktu sehari,” ujar Sunarso.

Paling tidak, menurut Sunarso, dibutuhkan waktu 45 hari untuk mengubah agenda RUPS. “Jadi, dalam agenda rapat hari ini hanya tunggal, satu, menyetujui rencana penerbitan penambahan modal melalui PMHMETD. Pengunduran wakil komisaris utama akan ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku dan membutuhkan waktu," papar dia.

Sunarso menegaskan, BRI berkomitmen untuk terus menerapkan praktik tata kelola perusahaan yang baik atau good corporate governance (GCG) dari seluruh lapisan, baik top level management (dewan komisaris dan direksi), maupun jajaran pekerja di seluruh unit kerja perseroan.

“Komitmen tersebut dijalankan pada setiap kegiatan usaha yang merupakan perwujudan dari visi dan misi perseroan, corporate values, dan strategi kebijakan dalam keberlanjutan perseroan,” tutur dia.

Editor : Abdul Aziz (abdul_aziz@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN