Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Direktur Eastparc Hotel, Wahyudi Eko Sutoro

Direktur Eastparc Hotel, Wahyudi Eko Sutoro

Eastparc Hotel Proyeksikan Pendapatan Rp 36-48 Miliar 2021

Kamis, 26 November 2020 | 23:55 WIB
Nabil Alfaruq (nabil.alfaruq@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id — PT Eastparc Hotel Tbk (EAST) memproyeksikan pendapatan tahun 2021 sebesar Rp 36-48 miliar dengan laba sebelum pajak sebesar Rp 8-14 miliar. Hal ini seiring dengan optimisme perseroan untuk mencapai tingkat hunian sebesar 65%-75% tahun depan.

Direktur Eastparc Hotel, Wahyudi Eko Sutoro mengatakan, perseroan tengah mempersiapkan sejumlah strategi untuk mencapai proyeksi tahun 2021 tersebut, diantaranya adalah penambahan fasilitas dan fokus penjualan terhadap segmen market bisnis, serta market staycation.

“Untuk market bisnis, diperkirakan kontribusi pendapatannya sekitar 60% dan market staycationa sebesa 40%,” ujar dia saat paparan publik webinar, Kamis (26/11).

Terkait dengan penambahan fasilitas, perseroan saat ini tengah membangun Aquaparc. Menurut Wahyudi, pembangunannya saat ini sudah mencapai 60-70% dan diharapkan selesai pada Desember mendatang.

Sedangkan fasilitas baru yang saat ini dimiliki perseroan adalah shopping arcade, fragile garden, lahan parkir utara, kudalari garden, jendela shopping center, The Heritage Place dan ATVRide Safari.

Sementara itu, tingkat hunian perseroan mengalami sedikit penurunan menjadi 65,19% hingga September 2020 dibandingkan Agustus 2020 sebesar 65,93%. Perolehan ini juga mengalami penurunan apabila dibandingkan dengan September tahun 2019 yang tercatat sebesar 70,63%.

“Dengan adanya fokus perseroan terhadap pengembangan fasilitas tersebut, diharapkan bisa mendongkrak jumlah okupansi dan pendapata hotel perseroan,” ujar dia.

Untuk diketahui, perseroan telah memutuskan untuk memberhentikan pembangunan hotel baru. Hal ini disebabkan oleh pandemi Covid-19 yang mempengaruhi kinerja perekonomian Indonesia maupun global. Selain itu, pandemi ini juga belum terlihat kejelasannya.

Sampai saat ini, hotel perseroan yang baru berjalan hanya satu, yakni Hotel Eastparc Jogjakarta dengan bintang 5. Hotel ini mulai beroperasi pada Oktober 2013 (soft opening) dengan konsep garden city hotel dan moslem friendly hotel. Saat ini perseroan tengah mengembangkan konsep baru, yakni family friendly.

Sebagai informasi, perseroan saat ini belum berencana menganggarkan belanja modal (capital expenditure/capex). Hal ini disebabkan oleh kondisi perekonomian Indonesia yang terdampak pandemi Covid-19. “Kami belum mengagendakan berapa besara capex yang dibutuhkan,” ujar dia. 

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN