Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
energi mega persada

energi mega persada

Energi Mega Persada Siapkan Capex US$ 80 juta

Kamis, 8 April 2021 | 11:32 WIB
Muhammad Ghafur Fadila

JAKARTA, Investor.id -  PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) menyiapkan belanja modal (capital expenditure/capex) sebanyak US$ 80-100 juta tahun ini. Dana ini akan dialokasikan untuk pengembangan blok minyak dan gas (migas). Sedangkan pendanaan berasal dari kombinasi hasil right issue dan internal cash flow.

“Pengembangan yang disebutkan, yakni blok gas Buzi EPCC, Malacca Strait, Gebang, dan Bentu. Sedangkan sisanya akan digunakan sebagai modal kerja,” jelas Investor Relation Energi Mega Persada Herwin Hidayat kepada Investor Daily, di Jakarta, Kamis (8/4).

Lebih lanjut, Chief Communication Energi Mega Persada Adinda Bakrie mengatakan, selama tahun 2020, perseroan telah menyelesaikan kegiatan operasi yang meliputi lima sumur pengembangan di Malacca Strait. Pengoperasian ini bertujuan untuk meningkatkan produksi minyak dari blok tersebut. Perseroan juga melakukan reaktivasi satu sumur lapangan gas Arbei di blok Gebang.

“Reaktivasi ini dilakukan untuk memulai kembali produksi gas dari lahan tersebut. Selain itu, perseroan menyelesaikan pengeboran di satu sumur eksplorasi dan dalam proses pengeboran satu sumur appraisal di blok gas Buzi EPCC Mozambik, Afrika,” ujarnya secara tertulis.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama perseroan Syailendra Bakrie mengatakan, ke depan, perseroan akan terus mengembangkan bisnis baik secara internal, seperti penemuan cadangan migas baru melalui aktivitas eksplorasi dan efisiensi biaya di seluruh lini organisasi perseroan.

“Sedangkan secara eksternal, upaya yang dilakukan dengan terus memantau kesempatan untuk melakukan akuisisi atas aset-aset baru yang dapat menambah nilai untuk para pemegang saham perseroan,” kata dia.

Sebagai informasi, perseroan akan menggelar right issue sebanyak 14,47 miliar saham baru dengan harga pelaksanaan Rp 126 per saham. Dengan demikian, Energi Mega Persada berpotensi meraup dana segar hingga US$ 129,34 juta atau setara Rp 1,82 triliun dari hasi penawaran umum terbatas (PUT) saham tersebut. Dalam prospektusnya, perseroan memaparkan, pembeli siaga dalam transaksi rights issue ini adalah PT Bakrie Kalila Investment.

Dana raihan dari PUT  tersebut akan digunakan perseroan untuk meningkatkan kepemilikannya di Blok Kangean PSC dari sebelumnya 50% menjadi 75%. Sepanjang 2020, blok ini berkontribusi 48% dari total produksi minyak dan gas perusahaan. Sementara rata-rata produksi di Kangean pada 2020 adalah 185 juta kaki kubik gas per hari.

 

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN