Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Para pekerja PT Erajaya Swasembada Tbk. Foto: dok. Investor

Para pekerja PT Erajaya Swasembada Tbk. Foto: dok. Investor

Erajaya Buyback Saham Rp 319 Miliar

Selasa, 24 Maret 2020 | 22:55 WIB
Nabil Alfaruq (nabil.alfaruq@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id – Emiten distribusi komunikasi seluler, PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA), berencana membeli kembali (buyback) saham dengan jumlah sebesar Rp 319 miliar. Sesuai aturan, jumlah  buyback saham tidak akan melebih 20% dari modal disetor, dengan ketentuan paling sedikit saham beredar adalah 7,5%.

Buyback_saham akan dilakukan secara bertahap untuk periode tiga bulan, terhintung sejak tanggal 20 Maret 2020 sampai 19 Juni 2020,” ungkap manajemen Erajaya dalam keterangan tertulis, baru-baru ini.

Aksi korporasi ini diperkirakan menggunakan kas internal perseroan. Dengan demikian, aset dan ekuitas Erajaya Swasembada akan menurun sebesar Rp 319 miliar, ditambah biaya transaksi pembelian kembali saham._

Secara rinci, pada kuartal III- 2019 total aset perseroan sebesar Rp 9,82 triliun, dengan adanya aksi korporasi tersebut maka akan turun menjadi Rp 9,50 triliun.

Sedangkan untuk ekuitas sebelumnya Rp 4,85 triliun, terkoreksi menjadi Rp 4,53 triliun._

Menurut manajemen perseroan, dampak aksi korporasi tersebut terhadap biaya operasional tidak akan material, sehingga laba-rugi diproyeksikan masih sesuai dengan target yang telah ditentukan oleh perseroan.

“Kami meyakini bahwa pelaksanaan transaksi buyback saham tidak akan memberikan dampak negative yang material terhadap kegiatan usaha, mengingat kami masih memiliki modal dan cash flow yang cukup,” tutur dia._ Dalam pembelian kembali saham yang dilaksanakan dari 20 Maret 2020 sampai 19 Juni 2020, perseroan telah menunjuk PT Buana Capital Sekuritas guna melancarkan aksi korporasi tersebut.

Ekspansi Bisnis

Erajaya. Foto: EMRAL
Erajaya. Foto: EMRAL

Sebelumnya, perseroan tengah merencanakan untuk menambah 300 gerai baru di tahun 2020. Pembagunan gerai ini lebih diutamankan di kota-kota satelit selain kota utama yang memiliki tingkat konsumsi tinggi di Indonesia.

300 gerai baru tersebut rencananya akan difokuskan untuk penjualan produk handset dan lifestyle  seperti wearable aksesoris dan Internet of Things (IoT).

“Kami optimistis industri handset pada tahun ini tetap positif, karena potensi pasar masih terbuka lebar, terutama di kota-kota lapis 2 dan 3, terlebih kami juga mendapat dukungan dari pemerintah melalui regulasi IMEI yang rencananya akan diterapkan di tahun ini,” ujar Direktur Marketing dan Komunikasi Erajaya Djatmiko Wardoyo, baru-baru ini.

Dalam aksi korporasi tersebut, perseroan akan mengucurkan dana sebanyak Rp 300 miliar untuk pembangunan 300 gerai, dan dana akan bersumber dari modal kerja perseroan.  

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN