Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Salah satu kantor FIF Group. Foto: fifgroup.co.id

Salah satu kantor FIF Group. Foto: fifgroup.co.id

FIF Group Targetkan Penghimpunan Dana Rp 4,55 Triliun

Gita Rossiana, Senin, 13 Januari 2020 | 18:50 WIB

JAKARTA, Investor.id – PT Federal International Finance (FIF) Group menargetkan penghimpunan dana sekitar Rp 4,55 triliun tahun ini. Pendanaan bersumber dari emisi oblgiasi dan pinjaman sindikasi.

 

Direktur FIF Group Hugeng Gozali mengatakan, perseroan memiliki empat opsi dalam memenuhi kebutuhan pendanaan, yaitu penerbitan obligasi, pinjaman dari bank domestik, sindikasi bank-bank asing dan joint financing dari bank swasta nasional.

Di antara keempat opsi tersebut, dia mengatkaan, perseroan tengah menjajaki dua opsi, yakni penerbitan obligasi dan pinjaman sindikasi. Hugeng menyebutkan, untuk penerbitan obligasi ditargetkan minimal Rp 1,5 triliun. "Yang penerbitan obligasi, kami akan lakukan pada awal tahun ini," kata dia kepada Investor Daily, di Jakarta, Senin (13/1).

Sedangkan untuk pinjaman sindikasi, perseroan berencana mengeksekusinya pada kuartal ketiga tahun ini. Adapun, dana yang bisa dihimpun dari pinjaman sindikasi tersebut adalah US$ 150 juta atau sekitar Rp 2,05 triliun.

Tahun lalu, perseroan menerbitkan obligasi dan merealisasikan pinjaman asing untuk memenuhi pendanaan. Perseroan menggunakan dua opsi pendanaan lain, yakni joint financing dan pinjaman perbankan, sehingga total pendanaan tahun lalu sekitar Rp 22 triliun. "Pendanaan kami sebanyak 25% bersumber dari penerbitan obligasi, 25% dari hasil joint financing, dan 50% dari pinjaman perbankan," kata dia.

Hugeng menjelaskan, nilai pinjaman sindikasi yang berhasil dihimpun perseroan US$ 200 juta. Pinjaman ini berasal dari 10 bank asing. Sedangkan untuk penerbitan obligasi, anak usaha PT Astra International Tbk (ASII) tersebut meluncurkan Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) IV FIF dengan total plafon Rp 15 triliun dan tenor dua tahun. Pada tahap pertama, perseroan menawarkan sebanyak Rp 1,5 triliun.

Obligasi tersebut terdiri atas dua seri, yakni seri A dengan tenor 370 hari dan seri B dengan tenor 36 bulan. FIF menawarkan kisaran tingkat bunga sebesar 7,25-8% untuk seri A dan 8-9% untuk seri B. Masa penawaran awal dilaksanakan mulai 13-27 Mei 2019. Perseroan mencatatkan obligasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 26 Juni 2019.

Dana dari penerbitan obligasi dan pinjaman sindikasi akan digunakan oleh FIF Group untuk mendukung penyaluran pembiayaan. Pada 2019, perseroan menargetkan pembiayaan sebesar Rp 39 triliun. Sedangkan hingga semester I-2019, perseroan telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp 18,5 triliun atau bertumbuh 7% secara year on year (yoy).

Direktur Marketing FIF Group Antony Sastro Jopoetro mengatakan, dari sisi unit kendaraan, perseroan menargetkan bisa membiayai 1,6 juta unit motor baru pada akhir 2019. Sedangkan untuk pembiayaan untuk motor bekas ditargetkan mencapai 1,4 juta unit. Sementara hingga semester I-2019, perseroan telah menyalurkan pembiayaan untuk 678 ribu unit kendaraan bermotor baru. 

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN