Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Direktur Gapura Prima Group Arvin F Iskandar. Foto: gapuraprima.com

Direktur Gapura Prima Group Arvin F Iskandar. Foto: gapuraprima.com

Gapuraprima Siapkan Capex Rp 235 Miliar

ELY, Selasa, 14 Mei 2019 | 16:01 WIB

JAKARTA - PT Perdana Gapuraprima Tbk (GPRA) menganggarkan belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar Rp 235 miliar pada tahun ini. Dana capex akan dipergunakan untuk mendukung ekspansi bisnis property sepanjang 2019.

“Sumber belanja modal sebanyak 60% berasal dari kas internal dan 40% sisanya dari pinjaman perbankan,” ungkap Direktur Utama Gapuraprima Arvin F Iskandar, di Jakarta, Senin (13/5).

Arvin menjelaskan, capex tersebut akan digunakan untuk pengembangan proyek perumahan di Pakuan Bogor dan penyelesaian proyek pengembangan apartemen di kawasan Puri Indah, Jakarta Barat.

“Saat ini, sudah 30% dari total belanja modal yang telah di realisasikan,” ujar dia.

Arvin juga menyampaikan, dalam rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB), perseroan juga sepakat untuk menerbitkan MTN senilai Rp 200 miliar hingga Rp 250 miliar. Surat Utang jangka pendek itu diharapkan diterbitkan pada kuartal III-2019.

“Rencananya, dana hasil penerbitan MTN akan digunakan untuk mengakuisisi perusahaan terafilliasi yang tengah mengembangkan dua perumahan tapak dan satu high rise,” pungkas dia.

Adapun dalam RUPST yang digelar kemarin, pemegang saham perseroan juga sepakat untuk membagi dividen sebesar Rp 1 per saham. Dividen yang dibayarkan perusahaan ke pemegang sahamnya kali ini sekitar 11,32% dari total laba bersih sepanjang 2018 sebesar Rp 37,2 miliar. Artinya, total dividen yang akan dibagikan sebesar Rp4,2 miliar.

Selain untuk dividen, Arvin F Iskandar menambahkan, laba perusahaan pada tahun lalu dialokasikan untuk dana cadangan dan dibukukan sebagai laba ditahan.

“Laba ditahan tentunya untuk pengembangan perseroan tahun ini,”kata Arvin seusai RUPST, di gedung Bursa Efek Indonesia. Proyek Baru

Baru-baru ini, Gapuraprima kembali ekspansi proyek hunian di Bukit Cimanggu City untuk mengantisipasi tingginya permintaan masyarakat yang tinggal di kawasan Bogor, Jawa Barat.

“Kami menghadirkan klaster hunian baru serta rumah toko yang nantinya akan terintegrasi langsung dengan area hotel, perkantoran, dan apartemen Bogor Icon,” kata General Manager Bukit Cimanggu City, Kris Banarto, belum lama ini.

Kris mengatakan, untuk membangun produk hunian dan komersial ini membutuhkan total investasi Rp235 miliar serta rencananya baru akan dipasarkan pada 2019. Namun karena peminatnya tinggi maka pemasaran dilaksanakan lebih awal.

Menurut Kris, selain kebutuhan, tingginya permintaan pasar hunian di kawasan Bukit Cimanggu City tersebut seiring beroperasinya tol lingkar luar Bogor untuk Seksi II B Kedung Badak-Simpang Yasmin yang membuat kawasan perumahan ini menjadi menarik. Bukit Cimanggu City saat ini merupakan salah satu kawasan bisnis paling berkembang karena berada di jalan protokol Kota Bogor dan didukung sebanyak 5.000 kepala keluarga yang menjadi captive market di dalam kawasan tersebut.

Kris mengatakan, klaster hunian baru ini dipasarkan mulai dari harga Rp 600 juta untuk tipe 36/90, sedangkan untuk Ruko dipasarkan dengan harga mulai Rp3,5 miliar.

“Saat ini kami sudah bangunkan infrastr uktur jalan, saluran air dan taman ser ta berlanjut pada pembangunan kavling dan pembangunan rumah dan ruko,” ujar dia.

Kris melanjutkan, pembeli unit di Cimanggu City berasal dari kalangan menengah dan dari keluarga muda.   

Sumber: Investor Daily

BAGIKAN