Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menara telekomunikasi.

Menara telekomunikasi.

HSBC Danai Anak Usaha Sarana Menara Rp 650 Miliar

Gita Rossiana, Selasa, 3 Desember 2019 | 20:08 WIB

JAKARTA, investor.id – PT Profesional Telekomunikasi Indonesia (Protelindo), anak usaha PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR), mendapatkan fasilitas pinjaman sebesar Rp 650 miliar dari PT Bank HSBC Indonesia. Pinjaman ini akan digunakan untuk membiayai pendanaan umum Protelindo.

Sekretaris Perusahaan Sarana Menara Nusantara Irfan Ghazali mengatakan, Protelindo dan HSBC Indonesia menandatangani perjanjian pada 29 November 2019. Pinjaman ini akan jatuh tempo dalam tiga tahun sejak penandatanganan. "Perjanjian ini tidak berdampak material terhadap kegiatan operasional, kondisi keuangan, hukum, dan kelangsungan usaha perseroan," ujar dia dalam keterbukaan resmi, Selasa (3/12).

Sebelumnya, Protelindo juga mendapat fasilitas pinjaman tambahan dari PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) senilai Rp 2 triliun. Protelindo semula mendapat fasilitas pinjaman dari BCA sebesar Rp 500 miliar pada Desember 2016. Pinjaman ini memiliki jangka waktu 48 bulan sejak penarikan pertama.

"Pinjaman akan digunakan untuk keperluan umum perusahaan, namun tidak terbatas pada akuisisi yang diperbolehkan, pengeluaran kegiatan operasional dan talangan arus kas Protelindo," ujar Irfan.

Adapun pinjaman tersebut sudah mengalami perubahan empat kali sejak perjanjian pertama pada 21 Desember 2016. Perubahan pertama adalah pada 6 September 2017. Kemudian, diubah lagi pada 19 September 2018 dan 21 Mei 2019.

Pada September 2017, perseroan menaikkan nilai pinjaman menjadi Rp 750 miliar dibandingkan dengan perjanjian kredit perseroan pada 21 Desember 2016 yang hanya sebesar Rp 500 miliar.

Protelindo, anak usaha Sarana Menara Nusantara, perusahaan yang merupakan bagian dari Grup Djarum, baru saja menyelesaikan pembelian 1.000 menara telekomunikasi dari PT Indosat Tbk (ISAT) senilai Rp 1,95 triliun. Tahun depan, perseroan bakal kian ekspansif.

Wakil Direktur Utama Sarana Menara Nusantara Adam Gifari mengatakan, transaksi akuisisi menara Indosat otomatis menambah jumlah aset menara dan penyewa baru menara perseroan. Pihaknya masih merancang strategi ekspansi pada 2020.

Strategi tersebut termasuk ikut berpartisipasi di lelang menara telekomunikasi lainnya, seperti lelang 3.200-3.300 menara yang digelar PT XL Axiata Tbk (EXCL). Sebelumnya, manajamen XL menargetkan proses penjualan aset tersebut rampung pada kuartal I-2020. “Kalau memang lelang XL terus bergulir, kami berminat berpartisipasi,” kata Adam kepada Investor Daily.

Sebelumnya, manajemen Protelindo menjelaskan, pendanaan akuisisi menara Indosat menggunakan kas internal serta pinjaman bank. Tambahan utang diprediksi memiliki dampak yang terbatas pada tingkat leverage Protelindo. Transaksi ini juga menambah hampir Rp 2 triliun pendapatan kontrak Protelindo, serta mendiversifikasi potensi pendapatan serta kolokasi menara telekomunikasi perseroan.

Presiden Direktur Protelindo Ferdinandus Aming Santoso pernah mengatakan, dengan adanya transaksi ini, pihaknya turut mengakuisisi 1.900 penyewa baru. Saat ini, perseroan memiliki hampir 20.000 menara dan hampir lebih dari 32.000 penyewa. “Aksi ini memungkinkan perseroan untuk mengoperasikan menara tambahan secara efisien dan pembelian akan menghasilkan kinerja yang positif sejak hari pertama,” jelas dia.

Protelindo mencatat, penambahan hampir 1.900 penyewa baru berpeluang menambah lebih dari Rp 270 miliar ke total pendapatan jangka panjang tahunan Protelindo.

Sebagai informasi, penyewa terbesar Protelindo berasal dari Indosat, Telkomsel, H3i, dan XL Axiata. Sebanyak lebih dari 50% menara perseroan terletak di Jawa, Sulawesi dan Kalimantan.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA