Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Hary Tanoe, executive chairman MNC Group, memberikan penjelasan di RUPSLB MNC Bank. (ist)

Hary Tanoe, executive chairman MNC Group, memberikan penjelasan di RUPSLB MNC Bank. (ist)

HT: 15 Investor Mau Masuk MNC Bank Lewat Rights Issue

Rabu, 9 Juni 2021 | 21:22 WIB
Harso Kurniawan (harso@investor.co.id)

JAKARTA, Investor.id - PT MNC Bank Internasional Tbk (BABP) atau MNC Bank sedang bernegosiasi dengan beberapa anchor investor yang akan masuk melalui penawaran umum terbatas saham alias rights issue.

"Investor yang dipilih adalah yang bisa memberikan nilai maksimal ke perseroan. Saya sangat surprise, karena banyak sekali yang datang untuk menjalin kerja sama," kata Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo, Rabu (9/6/2021).

Hary mengatakan, 15 lebih anchor investor ingin masuk ke MNC Bank. Setiap hari, ada 4-5 investor yang mengajak rapat melakukan penjajakan.

Hary mengatakan, penting bagi MNC Bank untuk memilih investor strategis, karena nantinya mereka menentukan laju kecepatan perseroan menjadi bank dengan layanan digital terdepan. Investor yang memberikan nilai tambah, termasuk transfer teknologi, akan mempercepat pertumbuhan kinerja perseroan ke depan.

Selain itu, rights issue atau yang juga dikenal dengan istilan penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) MNC Bank terbuka untuk pemegang saham publik. Apalagi, transaksi saham BABP di bursa kini sangat aktif. “Kalau ada rights issue, pasti mereka subscribe," jelas dia.

Dia menyatakan, MNC Bank akan menjadi bank BUKU III, setelah penambahan modal melalui rights issue. Bank BUKU 3 merupakan bank dengan modal inti Rp 5-30 triliun. Saat ini, MNC Bank berada di Buku II, dengan modal inti Rp 1-5 triliun.

Rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) MNC Bank, anak usaha PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP), menyetujui rencana penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu non-HMETD) alias placement dan rights issue. Dana yang diperoleh dari dua aksi korporasi tersebut akan digunakan untuk memperkuat struktur permodalan MNC Bank.

“Non-HMETD dan HMETD diprioritaskan untuk investor strategis atau investor finansial kredibel yang dapat memberikan nilai tambah dalam pengembangan layanan perbankan digital MotionBanking," kata Presiden Direktur MNC Bank Mahdan.

 

 

 

Editor : Harso Kurniawan (harso@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN