Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
PT Indonesia Kendaraan Terminal (PT IKT) . Foto ilustrasi: IST

PT Indonesia Kendaraan Terminal (PT IKT) . Foto ilustrasi: IST

Indonesia Kendaraan Terminal Serap Dana IPO Rp 661,21 Miliar

Nabil Syarifuddin Al Faruq, Selasa, 14 Januari 2020 | 17:17 WIB

JAKARTA, Investor.id — PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC) hingga 31 Desember 2019 telah menggunakan dana hasil penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) saham sebesar Rp 661,21 miliar atau 82,61% dari total dana yang dihimpun.

“Dari IPO yang dilaksanakan pada Juli 2018, perseroan memperoleh dana segar Rp 835 miliar, dengan hasil bersih yang diperoleh Rp 800,37 miliar,” ujar manajemen Indonesia Kendaraan Terminal dalam keterangan resmi, di Jakarta, Selasa (14/01).

Manajemen Kendaraan Terminal menjelaskan, dari realisasi penggunaan dana hasil IPO sebesar Rp 661,21 miliar, sekitar Rp 320,59 miliar digunakan untuk sewa lahan (jangka panjang dibayar dimuka).

Adapun untuk modal kerja Rp 10 miliar dan alokasi belanja modal Rp 330,62 miliar. Sedangkan sisa dana IPO sebesar Rp 139,15 miliar akan dialokasikan untuk membiayai investasi belanja modal (capex).

Capex akan digunakan untuk penambahan kapasitas dan ekspansi bisnis, seperti pembangunan gedung parkir, perkerasan dan perluasan lahan, pengadaan peralatan dan pembangunan digitalisasi car terminal (ICT), serta pembangunan fasilitas saran dan prasarana perseroan,” papar manajemen perseroan.

Kendaraan Terminal sebelumnya berencana menyiapkan capex sekitar Rp 250 miliar untuk penambahan kapasitas lahan bongkar muat kendaraan.

Investor Relation Indonesia Kendaraan Terminal Reza Priyambada mengatakan, capex akan dialokasikan untuk pembangunan gedung parkir vertikal empat lantai, yang akan direalisasikan tahun ini.

“Kami akan bangun gedung parkir vertikal empat lantai. Kalau luas per lantai 1 ha, berarti kami hanya akan dapat tambahan tiga lantai atau 3 ha, karena lantai dasar adalah lahan existing,” ujar dia.

Reza menambahkan, pembangunan gedung parkir tersebut diproyeksikan dapat meningkatkan kapasitas bongkar muat perseroan.

“Kalau misalnya dwelling time enam hari dan ground slot capacity 800 unit maka kami akan dapat tambahan kapasitas 144 ribu unit completely build up (CBU) atau volume penumpukan kendaraan utuh,” tutur dia.

 

 

 

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN