Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Dirut BRI Suprajarto

Dirut BRI Suprajarto

Kapitalisasi Pasar BRI Sentuh Rp 551 Triliun

Thomas E Harefa, Rabu, 10 Juli 2019 | 20:26 WIB

JAKARTA, investor.id – Kinerja saham PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) pada perdagangan Rabu (10/7/2019) ditutup naik 60 poin atau 1,36% di angka Rp 4.470 per lembar saham. Pencapaian ini menciptakan rekor baru all time high, di mana rekor tertinggi sebelumnya tercatat Rp 4.460 per lembar saham pada medio April 2019.

 

Kenaikan tersebut sejalan dengan aksi beli investor asing (net buy) dengan nilai Rp 89,71 miliar di pasar regular, dan Rp 14,8 miliar di pasar negosiasi dan tunai. Saat ini tercatat kapitalisasi pasar bank berkode emiten BBRI ini mencapai Rp 551,36 triliun, menempatkan BRI sebagai bank dengan kapitalisasi pasar terbesar ketiga di Asia Tenggara.

“Beberapa sentimen positif yang mendorong investor terus memburu saham BBRI di antaranya potensi pertumbuhan bisnis BRI yang ditopang di segmen mikro, perkembangan inovasi digital banking BRI, serta dampak relaksasi giro wajib minimum (GWM) sehingga menambah likuiditas perseroan,” jelas Corporate Secretary BRI Bambang Tribaroto dalam keterangan pers yang diterima Investor Daily, Rabu (10/7/2019).

Perseroan melakukan initial public offering (IPO) tahun 2003 dengan harga Rp 875 per lembar saham. Pada 2011, BRI melakukan stock split dengan rasio 1:2, dan tahun 2017 perseroan kembali melakukan stock split dengan rasio 1:5.

Sementara itu, sampai dengan akhir triwulan I-2019, perseroan mampu mencatatkan kinerja positif yang berkelanjutan. Laba BRI tercatat Rp 8,2 triliun atau tumbuh 10,42 secara year on year (yoy) dengan aset mencapai Rp 1.279,86 triliun. Sementara itu untuk dana pihak ketiga (DPK) tercatat Rp 936,03 triliun atau tumbuh 13,18% dibandingkan kuartal I-2018 sebesar Rp 827,06 triliun. Penyaluran kredit tercatat Rp 855,46 triliun atau tumbuh 12,9% (yoy) dengan NPL (gross) 2,41%.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA