Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Armada Blue Bird. Foto: IST

Armada Blue Bird. Foto: IST

Kejar Pertumbuhan, Blue Bird akan ‘Ngegas’ Hingga Mentok Akhir Tahun

Thereis Love Kalla, Rabu, 14 Agustus 2019 | 15:37 WIB

JAKARTA, investor.id – PT Blue Bird Tbk (BIRD) akan mengejar ketertinggalan kinerja perusahaan pada semester II ini. Ada beberapa faktor yang akan mendukung, seperti hari libur yang lebih sedikit dan meredanya gejolak politik setelah pemilu.

“Kinerja perseroan yang sempat melambat pada semester I tahun ini diharapkan dapat dikejar oleh perseroan pada semester II tahun ini,” kata Michael Tene, head of investor relations Blue Bird, di Jakarta, Rabu (14/8).

Pada semester I-2019, Blue Bird mencatatkan laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 158,3 miliar, turun 16,8% dibanding periode sama tahun lalu sebesar Rp 190,4 miliar.

Penurunan laba perseroan seiring penurunan pendapatan, meski sangat tipis. Perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp 1,91 triliun selama Januari-Juni 2019, dibandingkan periode sama tahun lalu yang sebesar Rp 1,97 triliun.

Menurut Michael, penurunan kinerja perseroan karena tertekan oleh gejolak politik saat pemilu. Karena itu, dia yakin setelah Pemilu berlalu, kondisinya cukup kondusif. "Kami tentunya berharap pada semester II menjadi lebih baik, karena memang siklus bisnisnya seperti itu," tutur dia.

Sementara itu, nilai aset perseroan tercatat sebesar Rp 7,08 triliun hingga semester I-2019, naik 1,8% dibandingkan periode sama tahun lalu yang sebesar Rp 6,95 triliun. Peningkatan aset dikontribusi dari aset lancar sebesar Rp 929 miliar dan aset tidak lancar sebesar Rp 6,15 triliun.

Untuk menopang kinerjanya, perseroan akan terus melakukan ekspansi yang kemungkinan berkolaborasi dengan berbagai platform. Chief Financial Officer (CFO) Blue Bird Sandy Permadi pernah mengatakan, pihaknya masih membuka kesepakatan untuk meningkatkan keuntungan perseroan. “Tidak hanya membuka potensi kerja sama dengan platform transportasi, tapi juga yang lainnya,” ujarnya.

Sebelumnya, perseroan mengkaji kembali kerja samanya dengan perusahaan transportasi berbasis aplikasi, Gojek. Menurut dia, peninjauan kembali dilakukan agar tetap relevan dengan kebutuhan konsumen.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN