Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
PT HK Metals Utama Tbk (HKMU). Foto: Perseroan.

PT HK Metals Utama Tbk (HKMU). Foto: Perseroan.

Kinerja HK Metals Diyakini Membaik Akhir Tahun Ini

Kamis, 22 Juli 2021 | 14:03 WIB
Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – PT HK Metals Utama Tbk (HKMU) telah mempublikasikan laporan keuangan kuartal I-2021 pada 16 Juli lalu. Secara anualisasi, jumlah kerugian perseroan menunjukkan perbaikan.

Sepanjang kuartal I tahun ini, HK Metals membukukan kerugian operasional sebesar Rp 3,14 miliar atau berbanding terbalik dengan kinerja kuartal I-2020 yang mencatat keuntungan sebesar Rp 10,74 miliar. Namun, dibandingkan dengan kerugian operasional setahun penuh pada 2020, jumlah kerugian pada kuartal I-2021 tersebut lebih baik. Program transformasi perusahaan yang terus diupayakan mulai membuahkan hasil.

Adapun penjualan HK Metals secara umum turun 56,87% pada kuartal I-2021 menjadi Rp 130,3 miliar dibandingkan periode sama tahun lalu Rp 302,12 miliar. “Penurunan ini merupakan dampak dari strategi perusahaan yang kini hanya mengoperasikan unit-unit bisnis manufaktur setelah melakukan divestasi atas unit-unit distribusi dan perdagangan sebagai bagian dari program transformasi bisnis,” kata Direktur dan Sekretaris Perusahaan HK Metals Jodi Pujiyono dalam keterangan tertulis.

Secara umum, unit-unit produksi perseroan pada kuartal I-2021 masing masing berhasil mencatat total output produksi lebih baik dibandingkan kuartal I-2020. Anak usaha perseroan, PT Handal Aluminium Sukses, mencatatkan pertumbuhan produksi 13,26% dengan jumlah produksi sebesar 1.659 ton, meningkat dari jumlah produksi sebelumnya sebesar 1.465 ton.

Kemudian, PT Karya Bumimas Persada mencatatkan pertumbuhan 19,91% dengan jumlah produksi 146.447 unit, meningkat dari produksi sebelumnya sebesar 122.134 unit. PT Rasa Langgeng Wira mencatatkan pertumbuhan 14,77% dengan jumlah produksi sebesar 864 ton, meningkat dari produksi sebelumnya sebesar 753 ton. PT Metalutama Perkasa Jaya mencatatkan pertumbuhan produksi paling tinggi sebesar 26,7% dengan jumlah produksi sebesar 140 ton, meningkat dari jumlah produksi sebelumnya sebesar 110 ton.

Secara keseluruhan, di luar dari unit produksi baja ringan dan sanitasi, total produksi HK Metals meningkat 14,38% menjadi 2.663 ton dari produksi kuartal I-2020 yang sebesar 2.328 ton. Di sisi lain, penurunan produksi terjadi di unit produksi baja ringan karena perseroan melakukan penyelarasan seluruh aspek operasional, mulai dari bahan baku sampai dengan barang jadi.

Dari sisi neraca keuangan, tercatat liabilitas turun 2,39% menjadi Rp 453,77 milliar pada kuartal I-2021 dibandingkan akhir Desember 2020 yang tercatat sebesar Rp 464,91 miliar. Ekuitas turun 0,67% menjadi Rp 461,33 miliar dari Rp 464,42 miliar. Total aset turun 1,53% menjadi Rp 915,11 miliar dari Rp 929,33 miliar.

Tahun ini, menurut Jodi, manajemen terus berupaya untuk memperbaiki kinerja perusahaan dengan inovasi strategi pemasaran untuk menyiasati permintaan yang cenderung melandai, khususnya setelah PPKM Darurat pada Juli ini. Meskipun perseroan berada di sektor esensial, namun sedikit banyak cukup mempengaruhi kelancaran operasional akibat pembatasan-pembatasan dalam beraktivitas.

“Strategi lain dari perusahaan adalah untuk tetap fokus pada unit bisnis manufaktur, peningkatan kompetensi, dan sumber daya manusia untuk good manufacturing practice. Diharapkan dapat membuat kinerja perusahaan perlahan membaik pada semester II-2021 seiring dengan harapan pulihnya permintaan,” jelas dia.

Saat ini, perseroan masih mengkaji target kinerja 2021 akibat dampak PPKM. Namun, manajemen berkomitmen untuk mencapai kinerja yang jauh lebih baik dibandingkan tahun 2020. “Dengan berbagai upaya yang dilakukan, manajemen optimistis kinerja korporasi akan mulai membaik pada pengujung tahun 2021,” ujarnya.

Editor : Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN