Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA), pengelola restoran Pizza Hut.

PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA), pengelola restoran Pizza Hut.

Kinerja Pengelola Pizza Hut Makin Sedap, Ini Rahasianya

Thereis Love Kalla, Jumat, 15 November 2019 | 17:45 WIB

JAKARTA, investor.id – PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA), pengelola restoran Pizza Hut, menyatakan bahwa penambahan gerai tahun ini menjadi salah satu faktor yang mendorong kenaikan pendapatan dan laba hingga kuartal III-2019.

“Sepanjang tahun berjalan, kami telah membangun 65 gerai baru. Penambahan outlet ini turut meningkatkan penjualan,” kata Direktur Keuangan Sarimelati Kencana Frederick E Cadlaon di Jakarta.

Hingga kuartal III-2019, perseroan membukukan kenaikan laba periode berjalan sebesar 46,96% menjadi Rp 149,24 miliar dibandingkan periode sama tahun lalu sebesar Rp 101,55 miliar. Sedangkan penjualan bersih tercatat sebesar Rp 2,93 triliun, naik 14% dari Rp 2,57 triliun.

Selain itu, penurunan jumlah total utang juga ikut berkontribusi mendorong pertumbuhan kinerja keuangan perseroan. Adapun utang bank jangka panjang turun 172% menjadi Rp 21,38 miliar dari Rp 58,17 miliar. “Juga ada penurunan beberapa biaya-biaya, salah satunya yang besar adalah penurunan bunga bank karena penurunan utang,” ungkap Frederick.

Tahun ini, perseroan memproyeksikan pertumbuhan pendapatan berkisar 13-15%, dimana 4-5% dari pertumbuhan tersebut adalah proyeksi laba. Adapun optimisme tersebut akan didorong oleh momentum liburan akhir tahun. “Sebenarnya setiap tahun, pada bulan Desember sales terjadi cukup tinggi karena ada liburan, banyak orang di luar rumah, maka otomatis makan di luar,” tutur Frederick atau yang akrab disapa Erick.

Hingga saat ini, perseroan telah menyerap lebih dari 50% anggaran belanja modal (capital expenditure/capex) tahun ini. Sampai kuartal III-2019, perseroan telah menggunakan dana capex sebesar Rp 272 miliar dari total capex tahun ini Rp 450 miliar.

Frederick menambahkan, pembangunan pabrik baru yang sedang dibangun di Cikarang direncanakan mulai beroperasi pada semester II tahun depan. “Pembangunan pabrik baru akan menambah jumlah kapasitas,” imbuhnya.

Sebelumnya, pada April 2019, Sarimelati membangun pabrik baru sosis untuk menopang kebutuhan gerai-gerai yang dimiliki perseroan. Tercatat hingga 2017, kapasitas pabrik sosis milik Sarimelati yang berada di Bandung sebanyak 1.050 ton per tahun. Direktur Operasional Sarimelati Kencana Jeo Susanto pernah menyatakan, dengan adanya penambahan pabrik baru akan menambah tiga kali lipat kapasitas produksi perseroan.

Menurut Jeo, pada tahun depan, perseroan tak menutup kemungkinan untuk melakukan aksi korporasi untuk meraih pendanaan. “Aksi korporasi untuk pendanaan tahun depan, kemungkinan ada. Biasanya kita buat anggaran di akhir tahun. Nanti kita lihat kalau masih ada kebutuhan dana, pasti kami akan mencari pendanaan. Sejauh ini, pendanaan dari bank,” tandasnya.

Pada 7 November lalu, perseroan baru saja membuka gerai ke-500 yang berlokasi di Golden City, Bekasi Utara. Menurut Presiden Direktur Sarimelati Kencana Steven Christopher Lee, pencapaian tersebut merupakan komitmen perusahaan untuk terus bertumbuh dan semakin dekat dengan konsumen di wilayah yang baru.

“Pembukaan gerai ke- 500 ini juga menjadi lambang pertumbuhan bisnis kami yang berkelanjutan ditengah maraknya persaingan dalam industri makanan dan minuman di negara dengan potensi pertumbuhan yang besar seperti Indonesia,” ujarnya.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA