Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
MRCCC Siloam Hospitals, Semanggi. Foto: siloamhospitals.com

MRCCC Siloam Hospitals, Semanggi. Foto: siloamhospitals.com

Kinerja SILO Moncer Berdampak Positif ke Kinerja LPKR

Selasa, 4 Mei 2021 | 09:59 WIB
Lona Olavia

JAKARTA, investor.id  – Pembagian dividen dan peningkatan kinerja PT Siloam International Hospital Tbk (SILO) berdampak positif terhadap keuangan induk usahanya PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR).

Emiten pengelola Rumah Sakit Siloam ini akan menyisihkan laba yang didapat untuk dibagikan sebagai dividen tahun buku 2020 senilai total Rp 226 miliar. Hal ini telah diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2020 pada hari Rabu (28/4). Sebagai pemegang 55,4% saham SILO, LPKR akan mengantongi dividen senilai Rp 125,20 miliar.

Analis Ciptadana Sekuritas Robert Sebastian menyampaikan pembagian dividen SILO memberikan dampak positif bagi LPKR. "LPKR akan diuntungkan dengan adanya pemasukan dari SILO, termasuk soal dividen," ujarnya, baru-baru ini.

RS Siloam Hospitals, Lippo Village. Foto: siloamhospitals.com
RS Siloam Hospitals, Lippo Village. Foto: siloamhospitals.com

Menurut Robert, SILO pun berkontribusi cukup besar terhadap pendapatan LPKR, yakni sekitar 60%. Mengutip laporan keuangan per September 2020, total pendapatan LPKR mencapai Rp 8,58 triliun, dengan kontribusi bisnis healthcare sejumlah Rp 5 triliun.

Robert mengatakan SILO menjadi salah satu motor kinerja LPKR pada tahun 2021. Apalagi kebutuhan layanan kesehatan meningkat selama pandemi Covid-19.

Kuartal I-2021, Siloam tercatat mencatat rekor laba bersih yang tinggi sebesar Rp 150 miliar, tumbuh 672% dibandingkan Rp 19,5 miliar pada kuartal I-2020. Pendapatan meningkat menjadi Rp 1,91 triliun di kuartal I-2021, tumbuh 32,5% dibandingkan Rp 1,44 triliun pada kuartal I-2020.

"Peluang SILO kembali bertumbuh pada tahun 2021 masih ada. Karena volume pasien diperkirakan bertambah ke depannya. Jadi, saat ini trennya positif,” imbuh dia.

Sementara itu, Head of Investor Relations Siloam International Hospital Joel Ellis menjelaskan, pembagian dividen kepada para pemegang saham merupakan bagian dari strategi perseroan untuk fokus pada konsolidasi.

Konsolidasi keduanya pun sudah dibuktikan melalui kesepakatan LPKR dan SILO terkait perjanjian biaya sewa untuk 11 Rumah Sakit Siloam hingga tahun 2035. Kesepakatan baru terkait biaya sewa atas 11 RS Siloam itu efektif mulai 1 Januari 2021 untuk periode 14 tahun ke depan.  

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN