Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ilustrasi batubara.

Ilustrasi batubara.

Kuartal III, Laba Darma Henwa Naik 44,32%

Ghafur Fadillah, Kamis, 7 November 2019 | 15:19 WIB

JAKARTA, investor.id - PT Darma Henwa Tbk (DEWA) berhasil membukukan laba bersih sebesar US$ 1,19 juta hingga kuartal III-2019, naik 44,32% dibandingkan periode sama pada tahun sebelumnya sebesar US$ 826.192.

Corporarte Secretary Darma Henwa Muksin Arif Rosyidi menjelaskan, kenaikan tersebut ditopang dari meningkatnya volume produksi serta efisiensi perseroan. Adapun laba bruto (gross profit) perseroan naik sebesar 64% menjadi US$ 17,31 juta dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar US$ 6,6 juta.

“Perseroan mampu meningkatkan kinerja keuangannya karena secara konsisten fokus pada peningkatan volume produksi, peningkatan produktivitas, dan efisiensi biaya,” ujarnya di Jakarta, baru-baru ini.

Muksin menambahkan, hingga kuartal September 2019, Coal Delivery perseroan mencapai 11,44 juta ton tumbuh 22,08% dari 9,37 juta ton di periode yang sama tahun lalu. Overburden pun naik 9,13% dari 75,77 juta Bcm ke posisi 82,7 juta Bcm.

Selain itu, rasio pengupasan (stripping ratio) pada tiga tambang batubara yang digarap perseroan berkisar antara 5,59 dan 8,46.Sementara itu, tercatat pendapatan perseroan naik 25,97% dari US$ 188,86 juta menjadi US$ 237,92 juta.

Mayoritas pendapatan perseroan berasal dari jasa kontraktor batubara yakni tambang batubara Bengalon di Provinsi Kalimantan Timur yang dimiliki PT Kaltim Prima Coal, yang memberikan pendapatan US$ 165,09 juta. Kemudian, tambang batubara Asam Asam di Provinsi Kalimantan Selatan milik PT Arutmin Indonesia tercatat US$ 60,84 juta.

Selain itu, tambang batubara Satui di Provinsi Kalimantan Selatan yang dikelola klien perseroan lainnya kemudian PT Cakrawala Langit Sejahtera, menyumbang pendapatan US$ 10,22 juta.

Adapun aset perseroan tercatat US$ 517,41 juta dan jumlah aset sebesar US$ 211,75 juta. Di sisi lain, aset tidak lancar Perseroan turun menjadi US$ 305,65 juta.

“Pencairan pinjaman perbankan berdampak positif terhadap kinerja keuangan karena mampu mendorong peningkatan produksi perseroan,” kata dia.

Kemudian emiten yang berkode DEWA tersebut, saat ini tengah melakukan pembicaraan dengan calon klien terkait dengan rencana pertambangan mineral di beberapa lokasi yang akan dikerjakan. Ke depannya perseroan berharap bisnis non-batu bara akan berkontribusi lebih besar terhadap pendapatan yaitu dari PT Dairi Prima Mineral dan PT Citra Palu Minerals selaku klien.

"Kami harapkan kedepanya proyek jasa kontraktor non-batu bara ini diharapkan akan menjadi pintu masuk untuk meningkatkan pendapatan perseroan di masa mendatang," paparnya.

Pada semester I-2019 jumlah coal delivery perseroan tumbuh lebih dari 20% menjadi 7,13 juta ton dibanding periode yang sama tahun sebelumnya 5,94 juta ton. Dari jumlah tersebut, proyek Bengalon berkontribusi terbesar mencapai 4,06 juta ton, proyek Asam-Asam menyumbang 2,64 juta ton, dan proyek Satui sebesar 417.817 ton.

Darma Henwa memproduksi 45,83 juta bcm overburden pada Januari sampai Juni 2019. Kemudian, produksi batu bara perseroan mencapai 6,77 juta ton. Proyek batubara Bengalon menghasilkan 3,88 juta ton, proyek batu bara Asam Asam memproduksi 2,64 juta to, dan proyek batubara Satui memproduksi 240.371 ton.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA