Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Seorang pekerja sedang menyusun karung semen milik Semen Indonesia

Seorang pekerja sedang menyusun karung semen milik Semen Indonesia

Laba Bersih Semen Indonesia Naik Tipis Jadi Rp 450,36 Miliar

Selasa, 4 Mei 2021 | 18:15 WIB
Parluhutan Situmorang

JAKARTA, Investor.id - PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) membukukan peningkatan tipis laba bersih yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk sebesar 0,87% menjadi Rp 450,36 miliar hingga kuartal I-2021, dibandingkan periode sama tahun lalu Rp 446,46 miliar.

Sedangkan pendapatan perseroan justru turun 5,87% dari Rp 8,58 triliun menjadi Rp 8,08 triliun. Beban pokok pendpatan perseroan juga turun sekitar 1,80% menjadi Rp 5,77 triliun, dibandingkan kuartal I-2020 senilai Rp 5,88 triliun.

Direktur Utama Semen Indonesia Hendi Prio Santoso mengatakan, penurunan pendapatan Semen Indonesia per kuartal I-2021 dipicu penurunan volume penjualan domestik, terutama penjualan semen curah. Penyerapan anggaran infrastruktur pemerintah pada kuartal I -2021 belum berdampak terhadap permintaan semen curah.

Meskipun volume penjualan domestik lebih rendah, dia mengatakan, perseroan mampu untuk meningkatkan volume penjualan regional sebesar 58,1% menjadi 2,37 juta ton pada kuartal I-2021. Peningkatan volume penjualan regional ini berimbas terhadap kenaikan volume penjualan perseroan sebesar 2,1%.

“Peningkatan penjualan regional merupakan upaya perseroan untuk memastikan utilisasi fasilitas produksi tetap terjaga serta memperkuat posisi Semen Indonesia sebagai industri bahan bangunan terbesar di Asia Tenggara”, kata Hendi Prio Santoso melaui siaran pers diterima Investor Daily di Jakarta, Selasa (4/5).

Dia menambahkan, perseroan secara konsisten menjalankan inisiatif efisiensi, seperti menjaga konsumsi bahan bakar, energi, bahan baku, serta meningkatkan penggunaan bahan daur ulang dan limbah dari industri lain. Hal ini berimbas terhadap penurunan beban pokok pendapatan pada kuartal I 2021 tercatat 1,8% menjadi Rp 5,77 triliun.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN