Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Indofood. Foto: IST

Indofood. Foto: IST

Laba Indofood Capai Rp 1,40 Triliun

Parluhutan Situmorang, Jumat, 22 Mei 2020 | 09:51 WIB

JAKARTA, Investor.id -  PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) mencetak pertumbuhan laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar 4% dari Rp 1,35 triliun menjadi Rp 1,40 triliun. Sedangkan pertumbuhan laba inti (core profit) mencapai 23% menjadi Rp 1,52 triliun.

Pertumbuhan laba bersih ditopang atas kenaikan penjualan perseroan sebesar 1% menjadi Rp 19,30 triliun sampai Maret 2020, dibandingkan periode sama tahun lalu Rp 19,16 triliun. Kenaikan laba juga didukung atas pertumbuhan marjin laba bersih dari 7% menjadi 7,3%.

Direktur Utama dan Chief Executive Officer Indofood Anthoni Salim mengatakan, laba usaha perseroan naik 33% menjadi Rp 3,43 triliun, dibandingkan kuartal I-2019 mencapai Rp 2,58 triliun. Begitu juga dengan marjin laba usaha meningkat dari 13,4% menjadi 17,8%.

“Di tengah-tengah kondisi global yang penuh tantangan saat ini, Indofood berhasil mempertahankan kinerja yang baik di kuartal I-2020. Ke depan, kami akan tetap waspada dan terus meningkatkan daya saing kami,” tuturnya dalam penjelasan resminya di Jakarta, Jumat (22/5).

Sebelumnya, analis Mirae Asset Sekuritas Mimi Halimin mengatakan, kinerja keuangan perseroan diproyeksikan lanjutkan pertumbuhan. Hal ini didukung atas karakter Indofood sebagai perusahaan konsumer yang defensif. Adapun, penurunan harga minyak sawit akan menjadi sentimen negatif pemberat kenaikan keuntungan perseroan.

Pertumbuhan konsumsi masyarakat menjadi faktor utama penguat pertumbuhan kinerja keuangan PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) tahun ini. “Kami memperkirakan kontribusi Indofood CBP bisa mencapai 76% terhadap total kinerja keuangan Indofood tahun ini, sehingga dengan ekspektasi peningkatan tersebut, diharapkan rata-rata peningkatan tahunan (CAGR) laba bersih Indofood mencapai 13,7% periode 2015-2020. CAGR tersebut lebih baik, dibandingkan CAGR perseroan tahun 2013-2018 mencapai 10,7%,” tulisnya.

Pertumbuhan penjualan mie bermerek perseroan juga didukung berlanjutnya inovasi produk dan peluncuran produk baru. Pertumbuhan penjualan brand mi premium juga ikut menopang pertumbuhan kinerja keuangan, karena produk ini menawarkan margin keuntungan lebih besar, dibandingkan penjualan mi biasa.Berbagai faktor tersebut mendorong Mirae Asset Sekurtas untuk mempertahankan rekomendasi beli saham INDF dengan target harga Rp 9.500.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN