Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
EKA SARI LORENA SOERBAKTI, Pemilik dan Direktur Senior Grup Lorena.  Foto: Investor Daily/istimewa

EKA SARI LORENA SOERBAKTI, Pemilik dan Direktur Senior Grup Lorena. Foto: Investor Daily/istimewa

Lorena Perkuat Bisnis Angkutan Bandara

HUT, Kamis, 13 Juni 2019 | 18:02 WIB

JAKARTA – PT Eka Sari Lorena Transport Tbk (LRNA) akan menggenjot bisnis pengangkutan bandara guna menopang pertumbuhan kinerja keuangan ke depan. Hingga kini perseroan telah mengoperasikan dua rute angkutan bandara.

Direktur Lorena Transport Dwi Rianta Soerbakti mengatakan, perseroan telah menda patkan izin prinsip dari Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) sebanyak 43 trayek yang melayani sejumlah rute.

Dari 43 trayek tersebut, perseroan baru beroperasi untuk dua rute, yaitu Kota Wisata/Legenda Wisata/Mall Ciputra Cibubur – Bandara Halim Perdana Kusuma dan Rancamaya/Royal Tajur/Depo Lorena Bogor – Bandara Halim Perdana Kusuma. “Kami melihat angkutan bandara sebagai pasar yang menjanjikan untuk meningkatkan kinerja perseroan di masa mendatang. Oleh karena itu, kami akan mengoperasikan armada secara bertahap untuk rute-rute yang telah mendapatkan izin prinsip dari BPTJ secara bertahap mulai Juli 2019,” ujarnya di Jakarta, Rabu (13/6).

Selain itu, dia mengatakan, perseroan tetap berkomitmen untuk menjalankan program konsolidasi dan perubahan model bisnis dalam rangka untuk menyehatkan keuangan perseroan.

Program yang sudah berjalan sejak tiga tahun lalu tersebut telah menunjukkan dampak positif terhadap bisnis perseroan. Konsolidasi dilakukan dengan melanjutkan evaluasi trayek AKAP, yaitu trayek-trayek yang bersinggungan langsung dengan moda transportasi udara dan kereta api dialihkan ke trayek-trayek yang memiliki potensi untuk berkembang. Perseroan juga telah menghentikan kontrak kerja sama dengan Busway Transjakar ta, karena selama ini menjadi penyumbang kerugian terbesar bagi Lorena.

Dia mengatakan, perseroan juga akan melanjutkan trategi perubahan model bisnis dari layanan mass public transportation menjadi boutique mass transportation yang sudah dijalankan sejak 2017. Hal ini merupakan strategi perseroan untuk menciptakan differensiasi produk dan layanan dibandingkan para pesaing. Perseroan, ungkap dia, juga sudah ekspansi jenis angkutan baru, yaitu rental kendaraan bagi korporasi, sejak semester II tahun 2018. Perseroan juga mempertajam commuter lines, yaitu Transjabodetabek Reguler (TJR) dan Jakarta Residence Connection (JRC).

Dari sisi pemasaran, Dwi Rianta mengatakan, Lorena terus memperkuat digital marketing & e-Ticketing atau penjualan tiket secara online maupu lewat Traveloka, AlfaMart, dan Indomart. Perseroan juga terus memperkuat kerjasama dengan ESL Cargo & ESL Logistic sebagai mitra pendukung cargo & logisti

“Melalui penjualan tiket e-commerce, cakupan wilayah pemasaran perseroan semakin luas hingga luar negeri, sehingga para pelancong asing bisa merancang rencana perjalanannya selama di Indonesia,“ ujarnya.

Sumber: Investor Daily

BAGIKAN