Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Area kegiatan penambangan emas BSI di Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur di Surabaya, Rabu (19/2/2020).Foto:Istimewa

Area kegiatan penambangan emas BSI di Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur di Surabaya, Rabu (19/2/2020).Foto:Istimewa

Macquarie Capital Serap 'Private Placement' Merdeka Copper Rp 2,43 Triliun

Sabtu, 6 Maret 2021 | 09:09 WIB
Gita Rosiana

JAKARTA - Macquarie Capital Limited menjadi pihak yang menyerap private placement PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA). Perusahaan investasi asal Australia ini menyetorkan dana sebesar Rp 2,43 triliun dalam private placement tersebut.

Adapun dalam aksi penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (private placement) itu, Merdeka Copper menerbitkan 1 miliar saham dengan harga pelaksanaan Rp 2.420 per saham. Dengan adanya private placement itu, jumlah saham Merdeka Copper mencapai 22,9 miliar dari sebelumnya 21,89 miliar.

"Macquarie Capital Limited menyerap 1 miliar saham yang diterbitkan dengan dana yang disetorkan mencapai Rp 2,43 triliun," jelas manajemen dalam keterbukaan informasi, Jumat (5/3).

Dana yang diperoleh dari private placement akan digunakan untuk belanja modal perseroan dan juga anak usaha. Sebelumnya, Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) menyetujui rencana Merdeka Copper untuk melakukan private placement. Aksi ini dilakukan pada 4 Maret 2021.

Selain melalui private placement, Merdeka Copper juga menerbitkan Obligasi Berkelanjutan II Tahap I senilai Rp 1,5 triliun untuk mendukung kegiatan usaha. Obligasi ini merupakan bagian dari Obligasi Berkelanjutan II dengan nilai total Rp 3 triliun.

Obligasi ini akan diterbitkan dalam dua seri. Tenor dari Seri A adalah 367 hari dan tenor dari Seri B adalah tiga tahun. Merdeka Copper belum menentukan tingkat bunga dari obligasi tersebut.

Masa penawaran dari obligasi akan dilakukan pada 23 Februari hingga 4 Maret 2021. Perkiraan tanggal efektif pada 19 Maret 2021, masa penawaran umum pada 23 dan 24 Maret 2021 serta pencatatan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 29 Maret 2021.

Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi obligasi adalah PT Indo Premier Sekuritas, PT Sinarmas Sekuritas dan PT Sucor Sekuritas. Sementara wali amanat adalah PT Bank Rakyat Indonesia Tbk. Sesuai rencana, sekitar 23% dari penerbitan obligasi akan digunakan untuk pembayaran pokok utang dalam perjanjian Fasilitas Bergulir Mata Uang Tunggal sebesar US$ 25 juta pada 23 Desember 2020.

Kemudian, sekitar 11% akan digunakan PT Bumi Suksesindo (BSI) untuk mendanai kegiatan eksplorasi Proyek Tembaga Tujuh Bukit. Saat ini, perseroan sedang menyusun pra-studi kelayakan untuk proyek itu yang diharapkan selesai pada 2021. Sementara sisanya akan digunakan oleh Merdeka Copper Gold dan anak usaha untuk kebutuhan modal kerja. Kebutuhan itu mencakup pembayaran kepada pemasok, karyawan, konsultan-konsultan dan pembayaran beban keuangan.

Belum lama ini, Merdeka Copper menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT Batura Pelita Investama, Wealthy Source Holding Limited dan Eternal Tsingshan Group Limited. Kerjasama dilakukan untuk membentuk perusahaan patungan dengan nilai transaksi sebesar US$ 90 juta.

Sekretaris Perusahaan Merdeka Copper Gold Adi Adriansyah Sjoekri mengatakan, perusahaan patungan tersebut akan menangani proyek Acid Iron Metal (AIM) di kawasan Indonesia Morowali Industrial Park. Proyek AIM adalah proyek untuk memproses bijih pirit dari proyek tembaga Wetar milik Merdeka Copper. Dalam kepemilikan Merdeka Copper melalui BPI akan mencapai 80% dan Tsingshan melalui afiliasinya yaitu Wealthy akan memiliki 20%.

Adi berharap, proyek tersebut bisa menjadi aset multi komoditas yang berumur panjang serta memperluas basis sumber daya tembaga Wetar Merdeka Copper Gold. “Selain itu, perusahaan patungan ini juga bisa memberikan potensi tambahan pendapatan dan laba perseroan,” jelas dia.(git)

Editor : Frans (ftagawai@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN