Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Direktur Corporate Secretry & Public Affairs PT. Matahari Putra Prima Tbk. Danny Kojongian (kedua dari kiri), Ketum APRINDO Roy N. Mandey (kiri), Direktur Eksekutif Komersialisasi Produk Konsumen, The Walt Disney Company Indonesia Amanda Dhalluin (kedua dari kanan), Senior Manager Direct To Retail Consumer Products Commercialization, The Walt Disney Indonesia Irene Koloway (kanan) berfoto bersama saat meresmikan kerja sama PT. Matahari Putra Prima Tbk yakni Hypermart, Primo, Foodmart, dan Hyfresh di Indonesia dengan The Walt Disney Company Indonesia atas kampanye spesial, Discover Disney at Hypermart, Tangerang, Jumat 15 November 2019. Foto: nvestor Daily/EMRAL

Direktur Corporate Secretry & Public Affairs PT. Matahari Putra Prima Tbk. Danny Kojongian (kedua dari kiri), Ketum APRINDO Roy N. Mandey (kiri), Direktur Eksekutif Komersialisasi Produk Konsumen, The Walt Disney Company Indonesia Amanda Dhalluin (kedua dari kanan), Senior Manager Direct To Retail Consumer Products Commercialization, The Walt Disney Indonesia Irene Koloway (kanan) berfoto bersama saat meresmikan kerja sama PT. Matahari Putra Prima Tbk yakni Hypermart, Primo, Foodmart, dan Hyfresh di Indonesia dengan The Walt Disney Company Indonesia atas kampanye spesial, Discover Disney at Hypermart, Tangerang, Jumat 15 November 2019. Foto: nvestor Daily/EMRAL

KONTRAK TIGA TAHUN

Matahari Putra Prima Kolaborasi dengan Disney

Farid Firdaus, Sabtu, 16 November 2019 | 09:50 WIB

TANGERANG, investor.id  – PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) menjalin kerja sama dengan The Walt Disney Company Indonesia. Kolaborasi peritel modern dengan grup perusahaan media paling populer asal Amerika Serikat itu merupakan yang pertama di Indonesia.

Sekretaris Perusahaan Matahari Putra Prima Danny Kojongian mengatakan, dalam skema kerja sama ini, perseroan membayar sejumlah royalti kepada Disney untuk penggunaan karakter-karakter kartun Disney dalam kemasan produk-produk yang dijual di Hypermart.

Untuk sementara, kemasan produk dengan karakter seperti Mickey dan Minnie Mouse serta karakter lainnya bisa ditemukan dalam produk-produk segar, seperti buah-buahan dan sayuran.

Selain itu, produk pakaian, mainan dan alat tulis yang kental dengan Disney dan Pixar hadir di seluruh gerai perseroan, termasuk Hypermart, Primo, Foodmart, dan Hyfresh.

“Dalam kontrak, kerja sama ini berlangsung selama tiga tahun. Kami cenderung ke arah jangka panjang. Jadi setelah tiga tahun, kami harap bisa diperpanjang kerja samanya,” ujar dia di Hypermart Supermal Karawaci, Tangerang, Jumat (15/11).

Hypermart salah satu anak usaha MPPA. Foto: Investor Daily / Emral
Hypermart salah satu anak usaha MPPA. Foto: Investor Daily / Emral

Danny menambahkan, strategi menggandeng Disney merupakan bagian dari upaya perseroan untuk mempertahankan loyalitas pelanggan dan menggaet pelanggan baru. Pihaknya menargetkan peningkatan jumlah kunjungan atau traffic pelanggan sekitar 20% per tahun.

Danny menambahkan, melalui kampanye bertajuk Discover Disney Holiday Magic at Hypermart, Matahari Putra Prima juga akan memberikan hadiah kepada 10 keluarga beruntung (terdiri dari empat anggota) paket spesial liburan, yang mencakup tiket pesawat, hotel, dan tiket masuk ke Disneyland Hong Kong.

Para pelanggan bisa berpartisipasi dalam undian berhadiah ini selama periode 15 November 2019- 15 Januari 2020.

Belanja Modal 2020

Suasana pembelian di Hypermart. Foto: Istimewa
Suasana pembelian di Hypermart. Foto: Istimewa

Danny mengatakan, perseroan tetap fokus mengelola biaya ekspansi secara selektif. Perseroan cenderung memaksimalkan gerai yang sudah ada serta lebih selektif dalam memilih produk yang dijual kepada konsumen.

“Berkolaborasi dengan Disney juga memberikan pengalaman bagi perseroan untuk memenuhi kualitas dan standar internasional sebagai peritel modern. Sebelum program ini resmi diluncurkan, pihak Disney memberikan sejumlah persyaratan yang lumayan ketat. Banyak sekali requirement yang harus kami penuhi, mulai dari pengadaan barang, konsep packaging, serta operasional ritel. Kami cukup bangga, karena bisa menjadi ritel pertama dengan konsep Hypermart yang bisa menawarkan konsep berbelanja seperti ini,” ujar dia.

Tahun depan, kata Danny, perseroan berencana mengalokasikan belanja modal sebesar Rp 140-150 miliar. Perseroan biasanya menggunakan capex untuk pemeliharaan gerai yang sudah ada serta memperkuat bisnis ritel, ketimbang menambah gerai baru.

“Perseroan sudah memiliki sebanyak 105 Hypermart dan sekitar 27 hingga 28 gerai Foodmart yang menyebar di seluruh Indonesia. Kami tingkatkan saja kualitas gerai-gerai ini,” kata dia.

Ia menjelaskan, langkah-langkah efisiensi dan peningkatan profitabilitas Matahari Putra Prima sepanjang tahun ini terlihat membuahkan hasil. Perseroan mencatatkan EBITDA positif sebesar Rp 71 miliar selama Januari-September 2019, dibanding kerugian EBITDA yang dibukukan pada periode sama tahun 2018.

Sedangkan penjualan bersih Sembilan bulan 2019 tercatat Rp 6,64 triliun.

Danny menjelaskan lebih lanjut, margin laba bruto perseroan juga meningkat 451 bps secara year on year menjadi 17,7% hingga kuartal III-2019. Hal tersebut membuahkan pertumbuhan laba bruto sebesar 7,6%, dengan laba naik menjadi Rp 1,18 triliun hingga kuartal III-2019 dibanding periode sama 2018 sebesar Rp 1,09 triliun.

Ritel Tumbuh

Walt Disney World. Foto: Walt Disney World.
Walt Disney World. Foto: Walt Disney World.

Direktur Eksekutif Komersialisasi Produk Konsumen The Walt Disney Company Indonesia Amanda Dhalluin mengatakan, melalui kolaborasi dengan Hypermart, pihaknya ingin memberikan para penggemar Disney deretan produk yang relevan dan pengalaman unik pelanggan.

“Di Indonesia, kami berkolaborasi dengan menyesuaikan kepada selera konsumen lokal,” ujar dia.

Ketua Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Roy Mandey. Foto: kemenperin.go.id
Ketua Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Roy Mandey. Foto: kemenperin.go.id

Pada kesempatan sama, Ketua Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Roy Mandey berpendapat, guna bertahan di tengah pergeseran gaya berbelanja konsumen, peritel modern memang perlu beradaptasi maupun menghadirkan inovasi-inovasi baru.

Roy menegaskan, industri ritel mampu tetap tumbuh dibanding industri lain seperti sektor komoditas batu bara dan minyak sawit yang cenderung volatile. Pihaknya memperkirakan, sepanjang tahun ini, pertumbuhan industry gerai ritel modern sekitar 9%. Ini diharapkan terbantu oleh periode Natal dan Tahun Baru 2020 yang cukup baik.

“Industri ini tidak lebih lambat dibanding industri lain. Selama konsumsi masyarakat tumbuh, maka ritel ikut tumbuh,” ucap dia. (en)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA