Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Logo Unilever terlihat di kantor pusat di Rotterdam, Belanda. ( Foto: Reuters )

Logo Unilever terlihat di kantor pusat di Rotterdam, Belanda. ( Foto: Reuters )

Meski Turun 2,1%, Laba Unilever Sesuai Ekspektasi

Jumat, 31 Juli 2020 | 12:27 WIB
Parluhutan Situmorang

JAKARTA, Investor.id - PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) membukukan penurunan laba besih sebesar 2,1% dari Rp 3,69 triliun menjadi Rp 3,60 triliun. Sedangkan penjualan bertumbuh sebanyak 1,5% dari Rp 21,45 triliun menjadi Rp 21,77 triliun.

Laba operasional perseroan turun sebanyak 5,5% dari Rp 5,02 triliun menjadi Rp 4,74 triliun. Penurunan laba bersih dipicu atasa penurunan margin keuntungan bersih Unilever dari 17,2% menjadi 16,6%. Sedangkan margin kotor perseroan naik tipis dari 51% menjadi 51,4% pada semester I-2020.

Analis Trimegah Sekuritas menyebutkan bahwa realisasi penjualan perseoran Januari-Juni 2020 tersebut sudah sesuai dengan perkiraan. Begit juga dengan pencapaian laba bersih perseroan sudah sesuai ekspektasi. “Perolehan laba bersih tersebut setara dengan 48% dari target yang kami tetapkan untuk tahun 2020,” ujarnya dalam riset yang diterbitkan di Jakarta, kemarin.

Dia mengatakan, pencapaian kinerja keuangan tersebut dipengaruhi atas sejumlah faktor penurunan harga komoditas dan penguatan rupiah berimbas positif terhadap perseron. Sedangkan pembatasan sosial skala besar (PSBB) memicu penurunan penjualan sebagian produk perseroan.

Terkait kinerja keuangan semester II, dia mengatakan, diproyeksikan kembali tumbuh setelah aktivitas ekonomi dibuka kembali. Namaun demikian perseroan kemungkinan menaikkan belanja iklan dan promosi. Sebagaiman diketahui belanja iklan dan promosi menjadi faktor penopang utama stabilnya belanja operasional perseroan semester I-2020.

Berbagai faktor tersebut mendorong Trimegah Sekuritas untuk mempertahankan rekomendasi beli saham UNVR dengan target harga Rp 9.200. Target harga tersebut merefleksikan perkiraan PE tahun 2021 sebanyak 41 kali.

Target tersebut juga mempertimbangkan ekspektasi berlanjutnya kenaikan laba bersih perseroan menjadi Rp 7,90 triliun tahun ini, dibandingkan perolehan tahun lalu senilai Rp 7,61 triliun. Penjualan juga diharapkan meningkat dari Rp 44,06 triliun menjadi Rp 45,91 triliun.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN