Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
MNC Group. Foto: Ist

MNC Group. Foto: Ist

MNC Investama Tukar Utang dengan 23,3% Saham

Farid Firdaus, Rabu, 14 Agustus 2019 | 22:19 WIB

JAKARTA, investor.id – Dua perusahaan investasi asal British Virgin Island, Caravaggio Holdings Ltd dan New Ascend Ltd resmi menguasai 23,36% saham PT MNC Investama Tbk (BHIT). Kepemilikan tersebut tercatat setelah perusahaan yang dikendalikan Hary Tanoesoedibjo ini menukar utang senilai US$ 115 juta dengan 15,83 miliar saham baru perseroan.

Hal ini terungkap dari laporan PT Kustodian Sentral Indonesia (KSEI) terkait kepemilikan saham emiten di atas 5%. Data terbaru ini secara tidak langsung menyatakan bahwa Caravaggio dan New Ascend menyerap seluruh saham baru MNC Investama, sementara kepemilikan pemegang saham perseroan yang lain menjadi terdilusi.

Per 13 Agustus, susunan pemegang saham mayoritas MNC Investama antara lain PT Bhakti Panjiwira menjadi 7,77%, dari posisi per 30 Juni yang sebanyak 17,31%. Lalu, kepemilikan HT Investment Development Ltd terdilusi menjadi 19,54% dari semula 25,84%. Sementara, Caravaggio Holdings dan New Ascend sekarang masing-masing menguasai 12,28% dan 11,08%.

Seperti diketahui, Caravaggio dan New Ascend merupakan pemegang utang global bond MNC Investama senilai US$ 115 juta. Rinciannya, Caravaggio memiliki porsi  Rp 831,11 miliar atau setara US$ 60,46 juta, sedangkan New Ascend sebanyak Rp 750,63 miliar atau setara US$ 54,54 juta.

Utang ini bermula saat anak usaha MNC Investama, Ottawa Holdings Ptd Ltd menerbitkan global bond senilai US$ 365 juta dengan bunga 5,87% pada 16 Mei 2013. Surat utang ini jatuh tempo pada Mei 2018.

Saat mendekati jatuh tempo, perseroan mengajukan refinancing atas utanga tersebut. Perseroan yang mewakili Ottawa pun melakukan negosiasi dengan para bondholders untuk menyelesaikan kewajiban tersebut.

Akhirnya, cara yang ditempuh perseroan yakni melalui penawaran surat obligasi senior 2021 yang baru dan konversi utang menjadi saham bagi bondholders yang tidak ingin mengikuti refinancing.

Ketika itu, Caravaggio Holdings dan New Ascend memilih tidak mengikuti refinancing. Kedua perusahaan investasi ini merupakan pihak yang tidak terafiliasi dengan MNC Investama. Caravaggio Holdings sepenuhnya dimiliki oleh SSG Capital Partners III L.P, sementara New Ascend dikuasai oleh SSG Secured Lending Opportunities I L.P. 

Adapun, setelah MNC Investama menyelesaikan kewajiban utang dengan cara melangsungkan aksi penawaran umum terbatas (PUT) atau rights issue pada Juli lalu, beban utang perseroan berkurang menjadi Rp 3,31 triliun, sedangkan ekuitas naik menjadi Rp 26,57 triliun.

Komisaris Utama MNC Investama Hary Tanoesoedibjo mengatakan, pihaknya percaya ke depan, perseroan mampu tumbuh lebih kuat dengan leverage yang lebih rendah dan kinerja yang lebih baik dari semua anak perusahaan. Setiap lini bisnisnya telah menerapkan model bisnis terintegrasi dengan infrastruktur dan produk digital yang akan menghasilkan aliran pendapatan baru bagi perusahaan.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA