Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Chief Economist PT Bank Syariah Indonesia (BSI) Tbk Banjaran Surya Indrastomo, pembicara dalam acara Zooming with Primus bertajuk

Chief Economist PT Bank Syariah Indonesia (BSI) Tbk Banjaran Surya Indrastomo, pembicara dalam acara Zooming with Primus bertajuk "Prospek Industri Perbankan Syariah Indonesia", yang disiarkan langsung BeritaSatu TV, Kamis, 8 April 2021.

Pembiayaan Syariah Lebih Mahal? Ini Komentar BSI

Kamis, 8 April 2021 | 15:53 WIB
Herman

Jakarta, investor.id - Chief Economist PT Bank Syariah Indonesia (BSI) Tbk Banjaran Surya Indrastomo membantah anggapan yang menyebutkan kalau pembiayaan syariah lebih mahal, dari pembiayaan di bank konvensional. Banjaran menegaskan pembiayaan yang ditawarkan BSI juga menarik dan atraktif, baik untuk segmen usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), retail, maupun wholesales.

“Ada persepsi di masyarakat bahwa syariah itu mahal. Ini persepsi yang perlu diluruskan kembali. Di BSI, sekarang secara cost of fund kami itu fair dengan salah satu bank nasional dengan cost of fund yang juga rendah. Jadi, kami mampu menawarkan pembiayaan yang lebih menarik dan atraktif,” kata Banjaran dalam acara Zooming with Primus bertajuk “Prospek Industri Perbankan Syariah Indonesia” yang disiarkan langsung BeritaSatu TV, Kamis (8/4/2021).

Beberapa strategi yang disusun BSI untuk melayani segmen UMKM, antara lain, menumbuhkan segmen UMKM dalam ekosistem dan value chain yang terintegrasi. Selain itu, melayani segmen retail dengan layanan khas syariah, serta mengembangkan segmen wholesales dengan produk inovatif termasuk pengembangan bisnis global.

“Sekarang ini yang sedang kami push lagi terutama dalam menyambut insentif-insentif yang diberikan pemerintah dari sisi pajak, misalnya di pembiayaan perumahan dan otomotif. Kami mampu menawarkan rate yang bisa dibilang sangat kompetitif untuk nasional sekali pun,” kata Banjaran.

One Stop Syariah Solution 
Sementara itu untuk sektor ritel, BSI juga menghadirkan layanan khas syariah dan menjadi one stop syariah solution bagi nasabah dengan pendekatan digitalisasi perbankan melalui BSI mobile.

“Jadi di sini kami berharap akses bank syariah bisa luas dengan adanya BSI. Dengan  jaringan yang lebih luas, di mana kami memiliki sekitar 1.300 outlet dengan sumber daya manusia (SDM) mencapai 20.000 karyawan, kami dengan pendekatan teknologi digital dan produk yang beragam ingin menjadi teman dan sahabat masyarakat yang ingin berekonomi syariah, atau berkeuangan syariah,” kata Banjaran.

Editor : Esther Nuky (esther@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN