Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Penandatanganan kontrak kerja sama suplai material antara PT Berkah Beton Sedaya dengan 2 perusahaan mitra.

Penandatanganan kontrak kerja sama suplai material antara PT Berkah Beton Sedaya dengan 2 perusahaan mitra.

Perluas Pasar, Berkah Beton Sadaya Teken MoU Senilai Rp 900 Miliar

Kamis, 10 Juni 2021 | 14:49 WIB
Muhammad Ghafur Fadillah (muhamad.ghafurfadillah@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id – PT Berkah Beton Sadaya Tbk (BEBS) menandatangani nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) pengalihan kontrak kerja sama pengelolaan tambang batu serta kontrak jual beli bahan baku material alam senilai Rp 900 miliar.

Pengalihan kontrak kerja sama ini dilakukan dengan PT Sumber Sentosa Adikarya (SSA) yang sebelumnya melakukan ikatan perjanjian kerja sama operasional pengelolaan tambang bebatuan dengan CV Murind Persada. Adapun lokasi tambang batu dan mesin crusher tersebut berada di Palu, Sulawesi Tengah.

Sedangkan untuk kontrak jual beli bahan baku material alam dilakukan dengan PT Muara Badak Pratama. Penandatanganan jual beli tersebut meliputi penyediaan batu split di Kalimantan Timur dengan volume sebanyak 3 juta 000 m3 atau rata-rata sebanyak 50 ribu m3 setiap bulannya plus minus 20% selama kurun lima tahun ke depan.

Direktur Utama Berkah Beton Sadaya Hasan Muldhani mengatakan, ekspansi pasar ke Kalimantan Timur merupakan langkah baik bagi bisnis perseroan. Sejalan dengan rencana pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan Timur. Dengan demikian, pemerintah perlu mempersiapkan pembangunan infrastruktur.

“Dengan terpilihnya Kaltim sebagai calon ibukota, hal itu akan mempengaruhi industri konstruksi yang berada di Kalimantan Timur. Perseroan tidak mau ketinggalan untuk berperan serta dalam pembangunan calon Ibu Kota baru. Lokasi tambang Batu di Palu juga berdekatan dengan wilayah Kalimantan Timur,” jelasnya dalam keterangan tertulis, Kamis (10/6).

Untuk diketahui, selain mengelola tambang batu di Palu, perseroan juga memiliki dua konsesi tambang batu di Katingan, Kalimantan Tengah dan satu konsesi tambang batu di Morowali, Sulawesi Tengah melalui entitas anak Perusahaan.

Adapun dari segi kinerja keuangan, hingga akhir Maret 2021, perseroan mencatatkan lonjakan laba bersih sebanyak 522,77% menjadi Rp 20,95 miliar dari sebelumnya Rp 4 miliar. “Dengan ditandatanganinya kontrak jual beli bahan baku material alam ini diharapkan membuat kinerja keuangan kami lebih baik,” pungkasnya.

Editor : Nurjoni (nurjoni@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN