Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Karyawan melintas di main hall Bursa Efek Indonesia, Jakarta, kemarin. Foto ilustrasi: Beritasatu Photo/Uthan AR

Karyawan melintas di main hall Bursa Efek Indonesia, Jakarta, kemarin. Foto ilustrasi: Beritasatu Photo/Uthan AR

SAHAM

Raup Dana IPO Saham, Ladangbaja Renovasi Gudang Baru di Cibitung

Kamis, 10 Juni 2021 | 13:18 WIB
Lona Olavia

JAKARTA, Investor.id – PT Ladangbaja Murni Tbk (LABA) akan merenovasi dan meremajakan mesin pada gudang baru perseroan di Cibitung, Jawa Barat. Dana peremajaan bersumber dari hasil penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) saham yang diraih sebanyak Rp 25 miliar.

"Dana yang terhimpun dari IPO saham akan digunakan renovasi dan peremajaan mesin pada gudang baru Ladangbaja Murni di Cibitung. Langkah tersebut bertujuan untuk peningkatan kapasitas produksi, kualitas yang lebih baik, inovasi terbaik dan perluasan lini bisnis pada plastic injection mould," ucap Direktur Utama Ladangbaja Murni Mugi dalam keterangan resmi, Kamis (10/6).

Ladangbaja, jelas Mugi, akan memindahkan pabrik dan gudang dari Sunter ke Cibitung. Fasilitas di Cibitung rencananya direnovasi mulai kuartal IV-2021 dan diperkirakan tuntas pada kuartal I-2022. Renovasi gudang dan pabrik ini diyakini bakal meningkatkan efisiensi produksi dan penjualan, serta meningkatkan kapasitas produksi.

“Selain itu, pabrik dan gudang di Cibitung akan menjadi tempat bagi divisi baru perseroan yang akan dibentuk untuk divisi produksi mould base,” katanya.

Selain memproduksi mould base, Ladangbaja akan memproduksi produk hilir, yakni injection mould yang sesuai dengan permintaan pelanggan. Hingga kini, beberapa pelanggan utama Ladangbaja adalah Ecco Shoes Indonesia, Panasonic, PT Sepatu Bata Tbk, PT Astra Honda Motor, dan Epson Indonesia.

Mugi menyatakan, perseroan optimis permintaan produk perseroan bertumbuh, seperti suku cadang turunan baja dan plastic injection mould, yang permintaan masih tumbuh di Indonesia. Apalagi dengan dukungan pemerintah melalui peraturan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) bisa memacu pertumbuhan permintaan produk tersebut.

Kamis (10/6), perusahaan yang bergerak dibidang usaha perdagangan dan produksi baja dan produk turunan baja ini resmi menjadi perusahan tercatat (emiten ) ke-18 yang melantai di bursa pada tahun ini. Hal ini dilakukan setelah emiten dengan ticker LABA ini sukses melepas sebanyak 200 juta saham kepada publik atau 20% dari total modal ditempatkan dan disetor penuh. Saham tersebut dijual di level Rp 125 per saham, sehingga diraih dana segar Rp 25 miliar.

Tembus ARA

Saat debut perdana melantai di bursa, harga saham LABA menembus batas auto reject atas (ARA) setelah naik 34,40% setara 43 poin ke level Rp 168 per saham. Saat ini, nilai kapitalisasi pasar saham LABA mencapai Rp 168 miliar.

IPO saham perseroan didukung PT Indo Capital Sekuritas sebagai lead underwriter dengan sindikasi dari PT Panin Sekuritas Indonesia Tbk dan PT Reliance Indonesia Tbk. "Hasil penawaran umum sangat memuaskan dengan tingkat oversubscribe hingga lebih dari 300 kali dari porsi pooling yang tersedia," sebut Mugi.

Ladangbaja Murni juga menerbitkan sebanyak 280 juta waran yang dibagikan secara cuma-cuma kepada investor baru dengan rasio 5:7. "LABA berencana untuk menggunakan dana yang terhimpun dari pelaksanaan waran untuk modal kerja. Ke depan, perseroan akan terus meningkatkan kinerja perusahaan dan berkomitmen untuk selalu menjaga kepercayaan investor-investor," terang Mugi.(lov)

 

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN