Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Samudera Indonesia

Samudera Indonesia

BAGIKAN DIVIDEN Rp 8 PER SAHAM

Samudera Indonesia Anggarkan 'Capex' US$ 112,4 Juta

Nabil Alfaruq, Selasa, 30 Juni 2020 | 19:00 WIB

JAKARTA, Investor.id - PT Samudera Indonesia Tbk (SMDR) menganggarkan belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar US$ 112,4 juta tahun ini. Capex ini akan digunakan untuk peremajaan kapal dan beberapa aksi korporasi lainnya.

Direktur Utama Samudera Indonesia Bani Maulana Mulia mengatakan, guna melaksanakan ekspansi bisnis tahun ini, perseroan telah menganggarkan belanja modal sebanyak US$ 112,4 juta. Rencananya, sebesar US$ 47 juta dialokasikan untuk shipping, US$ 30,7 juta digunakan untuk ports, US$ 32,5 juta untuk logistik, dan US$ 2,2 juta untuk services.

Direktur Utama Samudera Indonesia Bani Maulana Mulia saat paparan publik melalui zoom
Direktur Utama Samudera Indonesia Bani Maulana Mulia saat paparan publik melalui zoom

Meskipun demikian, dia mengatakan, dalam pengeluaran belanja modal tersebut terdapat beberapa kebijakan untuk menghadapi pandemi Covid-19 yang tengah terjadi sampai saat ini. Bani menjelaskan, kebijakan yang dilakukan adalah perseroan menunda beberapa eksekusi dari rencana capex tahun 2020 dengan memperhatikan situasi yang ada.

“Kami juga tetap menjalankan beberapa rencana capex yang memang dirasa memiliki kepastian yang tinggi, seperti kepastian proyek, utilisasi, dan bisnis,” ujar dia saat konferensi pers melalu zoom di Jakarta, Selasa (30/6).

Bani menambahkan bahwa dalam mengeksekusi belanja modal perlu berhati-hati. Hingga saat ini, perseroan telah menyerap sekitar 10% atau US$ 12 juta dari belanja modal tersebut. Aksi korporasi yang sampai saat ini telah terealisasi adalah peremajaan kapal. Kemudian, di bulan Februari 2020, perseroan telah menerima satu unit kapal dan langsung beroperasi di bulan Maret 2020. Menurut dia, kapal tersebut memberikan kontribusi yang positif bagi kegiatan usaha perseroan.

Lebih lanjut, pada April tahun ini terdapat sebuah kapal yang telah diluncurkan melalui galangan kapal di Jepang. Kapal ini telah dipesan oleh perseroan di tahun sebelumnya. Meskipun terdapat kebijakan PSBB, Bani menyampaikan bahwa kapal tetap bisa diluncurkan dengan baik dan rencana pengiriman sesuai jadwal.

Sedangkan Maret tahun ini terdapat satu kapal yang pembuatannya juga di Jepang. Kapal ini telah berhasil diluncurkan dan sedang dipersiapkan untuk pengiriman beberapa bulan mendatang. Kemudian, terdapat sebuah kapal lagi yang rencananya akan diluncurkan di bulan Oktober, dan mulai diterima di Desember 2020.

“Meskipun kami mengambil kebijakan untuk berhati-hati dan menunda untuk tidak terlalu terburu-buru rencana capex, namun kami memiliki keyakikan cukup tinggi untuk bisnisnya tetap dilaksanakan, sejauh ini sesuai dengan jadwal,” ujar dia.

Sementara itu, emiten jasa pelayaran angkatan laut ini juga akan melaksanakan aksi pembagian dividen untuk tahun buku 2019. Jumlah dividen yang akan dibagikan sebesar Rp 8 per saham atau secara total sebanyak Rp 26,2 miliar. Aksi ini dilakukan sesuai dengan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang telah diselenggarakan.

Sedangkan untuk target kontrak kedepannya, perseroan tengah memprioritaskan prospek bisnis yang lebih selektif di tahun 2020 serta untuk kedepannya. Pihaknya membidik kontrak yang masih di dalam cakupan bisnis, seperti kontrak distribusi, kontrak pengelolaan pelabuhan, dan kontrak pengapalan dengan kapal baru.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN