Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Sejumlah kapal lepas jangkar untuk antre sebelum melakukan bongkat muat di Pelabuhan Sunda Kelapa, Selasa (26/5/2020). Foto: SP/Ruht Semiono

Sejumlah kapal lepas jangkar untuk antre sebelum melakukan bongkat muat di Pelabuhan Sunda Kelapa, Selasa (26/5/2020). Foto: SP/Ruht Semiono

DIVIDEN RP 23,5 PER SAHAM

Siapkan Rp 45 Miliar, Trans Power Remajakan 30 Kapal

Jumat, 31 Juli 2020 | 08:32 WIB
Nabil Alfaruq (nabil.alfaruq@beritasatumedia.com)

JAKARTA, Investor.id - PT Trans Power Marine Tbk (TPMA) menganggarkan belanja modal atau capital expenditure (capex) sebanyak Rp 45 miliar hingga akhir 2020. Dana ini akan dimanfaatkan untuk membiayai peremajaan kapal perseroan.

Pemegang saham Trans Power Marine telah menyetujui anggaran tersebut dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahun (RUPST) pada 30 Juli 2020. Sumber pendanaan peremajaan kapal tersebut berasal dari pinjaman bank sebanyak 20% dan sisanya berasal dari dana operasional perseroan.

“Belanja modal tersebut untuk membiayai peremajaan sebanyak 30 unit kapal, sampai pertengahan tahun ini senilai Rp 25 miliar dana telah diserap untuk membiayai perbaikan dan pemeliharaan sekitar 17-18 kapal,” ujar Direktur Trans Power Marine Rudy Sutiono saat dihubungi oleh Investor Daily di Jakarta, Kamis (30/7).

Semenara itu, RUPST perseroan juga menetapkan pembagian dividen tunai sebesar Rp 61,88 miliar atau Rp 23,5 per saham. Dividen tersebut setara dengan 51% dari laba bersih perseroan tahun 2019. Berdasarkan laporan keuangan perseroan, laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk di tahun 2019 sebesar US$ 8,4 juta.

Pembagian dividen akan dilaksanakan pada 3 September 2020. Sedangkan untuk cum dividen akan dilakukan pada 10 Agustus 2020 dan ex dividen akan dilaksanakan pada 11 Agustus 2020.

Terkait kinerja keuangan tahun ini, Rudy Sutiono mengatakan, Trans Power memproyeksikan penurunan pendapatan sekitar 15% - 20%, dibandingkan dengan tahun 2019. Hal ini berdasarkan asumsi, apabila pandemi Covid-19 masih berlanajut sampai akhir tahun.

“Kami awalnya optimistis terhadap kinerja keuangan. Namun setelah memasuki kuartal II-2020 terjadi pandemi Covid-19 yang bisa berpengaruh besar terhadap operasional perseroan, sehingga kami prediksikan akan penurunan kinerja keuangan sampai akhir tahun,” jelas dia.

Tahun lalu, pendapatan usaha perseroan naik sekitar 9% menjadi US$ 47,7 juta, dibandingkan dengan perolehan di sepanjang tahun 2018 yang telah mencatatkan sejumlah US$ 43,8 juta. Peningkatan ini didorong oleh meingkatnya pengangkutan dari pelabuhan ke kapal besar untuk kebutuhan ekspor.

Sementara itu hingga semester I-2020, perseroan mencatatkan peningkatan pendapatan usaha sebesar US$ 22,13 juta, dibandingkan dengan periode sama di tahun sebelumnya sejumlah US$ 21,25 juta. Sedangkan untuk laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk turun menjadi US$ 1,62 juta dari semula US$ 3,27 juta.

Sebagai informasi, realisasi produksi batu bara nasional sampai dengan Mei 2020 telah mencapai 228 juta ton atau 40% dari total target di tahun 2020 sebesar 550 juta ton. Perseroan memproyeksikan permintaan batu bara di Indonesia masih cukup tinggi dan pihaknya optimis untuk dapat memenuhi kebutuhan pasar di Indonesia. (bil)

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN