Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Karyawan memantau obligasi dan rupiah di Jakarta, belum lama ini. Foto ilustrasi: Beritasatu Photo/Uthan AR

Karyawan memantau obligasi dan rupiah di Jakarta, belum lama ini. Foto ilustrasi: Beritasatu Photo/Uthan AR

Tiga Emiten Siap Lunasi Obligasi Jatuh Tempo Rp 2,03 Triliun

Jumat, 16 Oktober 2020 | 13:03 WIB
Gita Rossiana (gita.rossiana@investor.co.id)

JAKARTA, Investor.id -  Sebanyak tiga emiten menyatakan kesiapannya untuk membayar surat utang yang jatuh tempo dalam waktu dekat. Nilai surat utang yang jatuh tempo tersebut mencapai Rp 2,03 triliun.

Ketiga emiten tersebut adalah PT Tunas Baru Lampung Tbk (TBLA). Tunas Baru Lampung mempercepat pelunasan surat utang jangka pendek (medium term notes/MTN) III senilai Rp 239 miliar. Surat utang ini dilunasi pada 15 Oktober 2020 ditambah bonus dan bunga berjalan sebesar 1% dari nilai pokok MTN.

Kemudian, PT Bussan Auto Finance (BAF) menyatakan kesiapannya untuk membayar dua obligasi. Presiden Direktur Bussan Auto Finance Lynn Ramli mengatakan, obligasi pertama adalah Obligasi III Seri A Tahun 2019 senilai Rp 300 miliar.

"Perseroan telah menyiapkan dana untuk melunasi pokok obligasi dan dana tersebut akan dikirimkan kepada PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) sebelum tanggal jatuh tempo," terang dia dalam keterbukaan informasi pada Jumat, (16/10).

Selain itu, perseroan memiliki obligasi jatuh tempo yang lain, yakni Obligasi I Seri B Tahun 2017 senilai Rp 350 milar. Untuk melunasi pokok obligasi tersebut, perseroan juga sudah menyiapkan dana dan akan dikirimkan kepada agen pembayaran sebelum tanggal jatuh tempo.

Emiten terakhir adalah PT Waskita Karya Tbk (WSKT). Perseroan memiliki obligasi jatuh tempo, yakni Obligasi Seri B Tahun 2015 senilai Rp 1,15 triliun. Obligasi ini jatuh tempo pada 16 Oktober 2020.

Obligasi ini merupakan bagian dari Obligasi Berkelanjutan I Waskita Karya Tahap II Tahun 2015 senilai Rp 1,5 triliun. Adapun obligasi ini diterbitkan dalam dua seri, yakni Seri A senilai Rp 350 miliar dan Seri B senilai Rp 1,15 triliun.

Obligasi berkelanjutan ini adalah bagian dari Obligasi Berkelanjutan I Waskita Karya dengan nilai total Rp 2 triliun. Sebelumnya, pada 2014, perseroan sudah menerbitkan tahap 1 dari obligasi ini senilai Rp 500 miliar.

Direktur of Finance Waskita Karya Taufik Hendra Kusuma mengatakan, perseroan telah mengajukan relaksasi atas fasilitas supply chain financing (SCF) dengan tenor perpanjangan selama 3 hingga 6 bulan. Hal ini dilakukan untuk memenuhi kewajiban keuangan jangka pendek.

Sebelumnya, pada 5 Oktober 2020, perseroan telah melunasi pokok dari Obligasi Berkelanjutan III Tahap I Seri A senilai Rp 1,37 triliun. Kemudian, perseroan juga akan melunasi pokok obligasi yang akan jatuh tempo pada 16 Oktober 2020.

"Untuk obligasi yang jatuh tempo pada 16 Oktober 2020, perseroan telah menerima fasilitas pinjaman perbankan yang akan digunakan untuk menyelesaikan kewajiban jangka pendek tersebut," terang dia.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN