Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG). Foto: Perseroan.

PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG). Foto: Perseroan.

Tower Bersama Rampungkan Penerbitan Obligasi Rp 1,5 Triliun

Jauhari Mahardhika/Gita Rossiana, Rabu, 25 Maret 2020 | 20:31 WIB

JAKARTA, investor.id – PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) telah menyelesaikan penerbitan Obligasi Berkelanjutan III Tahap IV sebesar Rp 1,5 triliun. Surat utang itu terdiri atas obligasi senilai Rp 633 miliar dengan kupon 6,25% dan tenor 370 hari, serta obligasi sebesar Rp 867 miliar dengan kupon 7,75% dan tenor 3 tahun. Kupon obligasi ini akan dibayarkan setiap kuartal.

Obligasi III Tahap IV adalah setara kewajiban senior tanpa jaminan khusus dari Tower Bersama. Penggunaan dana dari penawaran ini, setelah dikurangi biaya penerbitan, untuk pembayaran sebagian kewajiban finansial dari anak usaha perseroan. Khususnya, fasilitas pinjaman revolving US$ 375 juta dari credit facilities yang ada.

Obligasi III Tahap IV yang diterbitkan Tower Bersama telah memperoleh peringkat AA- dari Fitch Indonesia. Obligasi tersebut akan dicatatkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 26 Maret 2020.

Sementara itu, hingga 30 September 2019, total pinjaman erseroan, jika pinjaman dalam mata uang dolar AS yang telah dilindung nilai diukur dengan menggunakan kurs lindung nilainya, sebesar Rp 21,12 triliun. Sedangkan total pinjaman senior (gross senior debt) sebesar Rp 13,18 triliun.

Dengan saldo kas yang mencapai Rp 333 miliar, maka total pinjaman bersih (net debt) menjadi Rp 20,78 triliun dan total pinjaman senior bersih (net senior debt) perseroan menjadi Rp 12,85 triliun. Jika menggunakan EBITDA kuartal III-2019 yang disetahunkan, rasio pinjaman senior bersih terhadap EBITDA sebesar 3,2 kali dan total pinjaman bersih terhadap EBITDA sebesar 5,1 kali.

“Di tengah ketidakpastian keadaan pasar saat ini, kami sukses memasuki pasar obligasi rupiah dengan harga yang kompetitif,” kata CFO Tower Bersama Helmy Yusman Santoso dalam keterangan tertulis, baru-baru ini.

Obligasi III Tahap IV tidak memberikan pengaruh pada leverage perusahaan, karenakan dipakai untuk membayar pinjaman yang ada. Leverage perseroan masih jauh di bawah pembatasan obligasi untuk tidak lebih tinggi dari 6,25 kali untuk rasio total pinjaman (yang diukur dengan menggunakan kurs lindung nilainya) terhadap EBITDA kuartal terakhir yang disetahunkan.

“Kami memiliki struktur utang yang sangat kuat, utang yang sepenuhnya terlindung nilai, jangka panjang, dan masih banyak ketersediaan komitmen yang belum digunakan. Obligasi III Tahap IV ini mendiversifikasi dan memperkuat struktur permodalan kami," tambah CEO Tower Bersama Hardi Wijaya Liong.

Sementara itu, Tower Bersama juga menyampaikan rencana pembelian kembali (buyback) saham. Perseroan berniat membeli sebanyak 1,13 miliar saham atau sekitar 5% dari modal disetor. Adapun dana yang dialokasikan sebesar Rp 22,65 miliar.

Buyback saham dilakukan mulai 24 Maret 2020 hingga 23 Juni 2020. PT Indo Premier Sekuritas ditunjuk sebagai perantara. Pembelian kembali saham tidak akan berpengaruh terhadap pendapatan perseroan, karena perseroan memiliki dana yang cukup untuk melakukan pembelian kembali dan membiayai kegiatan usaha.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN