Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Triniti Land

Triniti Land

Triniti Land Bukukan Rugi Bersih Rp 14,38 Miliar

Thereis Love Kalla, Selasa, 30 Juni 2020 | 19:28 WIB

JAKARTA, Investor.id – PT Perintis Triniti Properti Tbk (TRIN) atau Triniti Land membukukan rugi bersih menjadi Rp 14,38 miliar hingga kuartal I-2020, dibandingkan periode sama tahun lalu dengan laba bersih Rp 6,97 miliar. Rugi tersebut sejalan dengan penurunan pendapatan perseroan.

Berdasarakan lapporan kinerja keuangan terungkap bahwa pendapatan anjlok hingga 84,59% menjadi Rp 11,6 miliar sepanjang kuartal I-2020, dibandingkan periode sama tahun lalu Rp 75,3 miliar. Penurunan ditengarai akibat implementasiPernyataan Standar Akuntansi Keuangan 72 atau PSAK 72.

Presiden Direktur dan CEO Triniti Land Ishak Chandra mengatakan, pendapatan yang bisa dibukukan perusahaan real estat sesuai aturan PSAK 72 hanya berasal dari proyek yang sudah diserah terimakan, berbeda dengan aturan sebelumnya yang mencatatkan pendapatan berdasarkan progress of completion.

“Hal ini mengakibatkan pembukuan dan pencatatan laporan keuangan Triniti Land berbeda dengan actual performance perseroan yang baik,” jelas Ishak dalam keterangan resminya, Selasa (30/6).

Aapbila PSAK 72 tidak diterapkan, menurut dia, perseroan bisa membukukan marketing revenue sebesar Rp 93,3 miliar. Namun angka tersebut belum bisa dicatatkan sebagai pendapatan akibat proyek perseroan, seperti The Smith, Collins Boulevard dan Marc's Boulevard belum terjadi serah terima. Hal ini berakibat terhadap rugi bersih perseroan menjadi Rp 14,38 miliar pada kuartal I-2020, dibandingkan periode sama tahun lalu Rp 6,97 miliar.

Kendati demikian, Ishak menjelaskan, pihaknya tidak terlalu khawatir dengan capaian tersebut, karena aktualisasi kinerja perseroan tidak seperti yang tercermin dalam pencatatan di laporan keuangan. Perseroan memastikan dalam jangka panjang pendapatan dan keuntungan perusahaan akan melonjak tajam ketika dimulainya serah terima proyek the Smith, Collins Boulevard dan Marc’s Boulevard dan juga akan didukung peluncuran proyek baru dari perseroan.

“Kami dari manajemen perseroan memutuskan untuk melakukan penerapan PSAK 72 secara penuh untuk memastikan perseroan menerapkan Good Corporate Governance dan juga transparansi dalam pengelolaan perusahaan,” katanya.

Di sisi lain, Ishak juga tidak menampik kalau pandemi Covid-19 yang berdampak pada perekonomian berimbas terhadap pendapatan perseroan di kuartal I-2020. Meski demikian, perseroan tetap melakukan berbagai strategi dan inovasi yang terukur untuk mengurangi dampak dari Covid-19, seperti mulai menekankan promosi digital dan juga pemasaran secara online sejak pandemi dimulai. Selain itu, perseroan juga akan mulai mengeluarkan produk baru yang bisa membuat serah terima lebih cepat seperti rumah tapak.

Adapun, dalam memasuki era new normal, perseroan telah menyiapkan strategi untuk tetap mengembangkan kegiatan usahanya. Salah satunya adalah dengan kebijakan pemasaran yang membuahkan hasil lewat penjualan virtual yang dibuktikan dengan naiknya pemasaran secara online. Selain itu, Triniti Land juga melakukan penyesuaian penerapan jam kerja yang fleksibel bagi seluruh karyawan namun efisien dan berpegang pada hasil kerja.

“Kami juga berencana menerapkan Work From Home Partial walaupun pandemik sudah selesai dengan penerapan 3-to-2 concept. Jadi karyawan bekerja di kantor hanya 3 hari dan 2 harinya bekerja dari rumah. Kami berkeyakinan dengan Task Management, System Collaboration dan KPI yang jelas, konsep partial WFH ini akan bisa berjalan dengan baik dan membuat karyawan bisa lebih produktif,” ujar Ishak.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN