Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Waskita Karya.

Waskita Karya.

Waskita Kantongi Kontrak Baru Rp 9,5 Triliun

Farid Firdaus, Selasa, 10 September 2019 | 20:21 WIB

JAKARTA, investor.id – PT Waskita Karya Tbk (WSKT) membukukan kontrak baru senilai Rp 9,5 triliun hingga akhir Agustus 2019. Sementara itu, perseroan memangkas target kontrak baru tahun 2019 menjadi Rp 45-50 triliun dari semula Rp 56 triliun.

Direktur Operasi II Waskita Karya Bambang Rianto mengatakan, dalam periode empat bulan sebelum tutup tahun ini, perseroan yakin mampu mencapai target kontrak baru. Sebab, perseroan cenderung kuat mengendalikan pengembangan bisnis dan investasi.

“Pengembangan bisnis, seperti anak usaha juga kendalinya tetap di kami. Tender terbuka itu porsinya sekitar 30%, sedangkan yang dibawah kendali perseroan porsinya 70%,” jelas dia di Jakarta, Selasa (10/9).

Bambang menjelaskan, tak hanya kontrak konstruksi dalam negeri, perseroan juga mengejar sejumlah tender proyek di luar negeri seperti, pembangunan gedung di Bangladesh, Rumah Sakit di Malaysia, serta konstruksi lainnya di Vietnam, Arab Saudi dan Filipina.

Pada kesempatan sama, Direktur Keuangan Waskita Karya Haris Gunawan menjelaskan, perseroan masih bernegosiasi dengan sejumlah investor dalam aksi divestasi lima ruas tol milik perseroan. Pihaknya mengakui, telah ada kemajuan dalam negosiasi ruas tol Solo-Ngawi.

“Ada lokal investor minat untuk mengkuisisi tol Waskita, satu investor untuk tol di jawa, dan satu lagi untuk ruas tol di Medan. Aksi divestasi lima ruas kami targetkan tetap tahun ini. Semoga September selesai. Kalaupun belum tercapai, ya awal tahun lah,” jelas dia.

Adapun Waskita Karya menargetkan pembayaran proyek dengan skema turnkey senilai Rp 26-Rp 30 triliun dapat dicairkan pada semester II-2019. Dana yang masuk ke kas perseroan tersebut diperkirakan mampu menekan debt to equity ratio (DER) turun menjadi 2,2 kali pada akhir 2019, dari saat ini 2,7 kali.

Awal Sepetember lalu, perseroan baru saja menerima pencairan dana proyek turnkey light rail transit (LRT) Sumatra Selatan sebesar Rp 2,3 triliun. Dari situ, total pembayaran yang akan diterima perseroan sebenarnya mencapai Rp 2,6 triliun. Rencananya, sisa pembayaran akan diterima paling lambat akhir September 2019.

Selanjutnya, Jika berjalan sesuai rencana, PT Hutama Karya akan membayar kepada Waskita Karya sekitar Rp 12-Rp 13 triliun pada November atau Desember 2019 untuk pekerjaan proyek tol Trans-Sumatera.

Tak ketinggalan, perseroan juga berharap dapat menerima pembayaran tol layang Jakarta-Cikampek II dari PT Jasa Marga Tbk (JSMR) selaku pemilik proyek pada Desember 2019. Menurut Haris, pembayaran yang akan dikantongi perseroan sebesar Rp 4,5 triliun.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA