Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Kantor Pusat PT Waskilta Karya Tbk

Kantor Pusat PT Waskilta Karya Tbk

Waskita Segera Tawarkan Obligasi Hingga Rp 2 Triliun

Jumat, 27 November 2020 | 17:57 WIB
Farid Firdaus (farid.firdaus@beritasatumedia.com)

JAKARTA, Investor.id – PT Waskita Karya Tbk (WSKT) akan menerbitkan obligasi melalui Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) IV tahap II sekitar Rp 1-2 triliun paling lambat awal Januari 2021. Dana emisi obligasi akan digunakan untuk modal kerja sejumlah proyek baru perseroan.

SVP Corporate Secretary Waskita Karya Ratna Ningrum mengatakan, perseroan telah menunjuk penjamin emisi efek (underwriter) dan lembaga penunjang lain untuk mendukung penerbitan obligasi. Perseroan menargetkan jatuh tempo obligasi terbaru ini sekitar satu hingga tiga tahun.

“Manajemen melihat bahwa appetite dari pasar modal untuk obligasi jangka panjang belum terlalu besar akibat pandemi Covid-19,” jelas dia dalam keterangan resmi, Jumat (27/11).

Waskita sebelumnya meraih dana Rp 135,5 miliar dari PUB IV tahap I yang digelar pada Agustus. Obligasi ini memiliki tingkat bunga 10,75% dan bertenor tiga tahun. PUB IV Waskita memiliki total plafon hingga Rp 4,95 triliun.

Saat ini, ungkap Ratna, kondisi likuiditas Waskita terdampak akibat pandemi dan mundurnya beberapa pembayaran proyek bernilai besar. Namun, ada banyak proyek baru yang perseroan dapatkan tahun ini dan membutuhkan modal kerja, sehingga diperlukan pendanaan dari pasar modal untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

Tahun ini, lanjut dia, terdapat beberapa penerimaan pembayaran proyek Waskita yang tidak dapat terealisasi, seperti pembayaran light rail transit (LRT) Palembang senilai Rp 1,9 triliun dan tol Trans Terbanggi Besar-Kayu Agung porsi dukungan kelayakan (viability gap fund/VGF) Japek Selatan sebesar Rp 1,7 triliun.

Di sisi lain, Waskita tercatat memperoleh cukup banyak proyek baru yang membutuhkan pendanaan modal kerja. Per akhir Oktober, Waskita mengantongi nilai kontrak baru Rp 15 triliun yang berasal dari proyek jalan tol, gedung, bendungan, engineering procurement construction (EPC), serta irigasi.

“Perseroan juga akan menggunakan proceed obligasi untuk menyelesaikan 17 ruas tol milik anak usaha, PT Waskita Toll Road. Hingga saat ini, terdapat 6 ruas yang telah beroperasi penuh dan 4 ruas beroperasi sebagian, dan sisanya dalam proses konstruksi,” jelas Ratna.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN