Menu
Sign in
@ Contact
Search
Blibli Didukung Solusi Omnichannel dan Sinergi Ekosistem yang Terintegrasi

Blibli Didukung Solusi Omnichannel dan Sinergi Ekosistem yang Terintegrasi

Blibli Didukung Solusi Omnichannel dan Sinergi Ekosistem yang Terintegrasi

Rabu, 28 Des 2022 | 16:20 WIB
Imam Suhartadi (imam.suhartadi@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id – PT Global Digital Niaga Tbk (Blibl) adalah pelopor ekosistem perdagangan dan gaya hidup omnichannel di Indonesia yang berfokus  pada konsumen dan institusi. 

Sepanjang tahun 2022, Blibli telah melakukan sejumlah inovasi solusi dan kolaborasi untuk  membawa Blibli semakin dekat menuju visi menjadi platform omnichannel perdagangan dan gaya  hidup terdepan dan terpercaya bagi seluruh pelanggan, baik konsumen ritel maupun institusi.

Hal  ini dilakukan untuk menjawab kebutuhan dan preferensi pelanggan yang terus berubah melalui  pengembangan strategi omnichannel dan penguatan ekosistem Blibli. Demikian keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu (28/12/2022).

Sepanjang tahun 2022 Blibli memperkuat kehadirannya di segmen Toko Fisik melalui pembukaan  beberapa Flagship Stores, yang terdiri dari monobrand store seperti Samsung Experience Store  dan Hello, monobrand store Blibli untuk salah satu leading brand, Apple (di mana Blibli telah  ditunjuk sebagai Apple tier-1 partner di Indonesia).

Advertisement

Selain itu, Blibli juga memiliki multibrand store seperti Blibli Store dan toko Tukar Tambah. Saat ini, Blibli telah mengoperasikan lebih dari 100  Flagship Stores serta 70 gerai Ranch Market yang tersebar di seluruh Indonesia. 

Hingga September 2022, solusi omnichannel Blibli juga menjangkau lebih dari 27.000 Click &  Collect dan Blibli InStore, serta lebih dari 160.000 Blibli Mitra yang merupakan pengusaha mikro  serta toko-toko kelontong. Blibli juga telah meluncurkan armada listrik untuk pengantaran  pesanan yang dioperasikan oleh layanan logistik inhouse Blibli Express Service (BES) Paket. 

Selain itu, tiket.com, juga semakin memperlihatkan kontribusinya seiring dengan pelonggaran  pembatasan perjalanan dan meningkatnya minat masyarakat untuk mengunjungi berbagai  tempat atraksi dan hiburan. 

Tak berhenti di situ, Blibli memperkuat sinergi dengan entitas anak, tiket.com dan Ranch Market,  melalui peluncuran unified ecosystem Blibli Tiket yang menawarkan Single Sign-On (SSO) serta  Loyalty Parity untuk kedua platform tersebut.

Di penghujung 2022, Blibli mencatatkan sebuah  tonggak sejarah lewat aksi korporasinya melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui skema  Penawaran Umum Saham Perdana (IPO). 

Bukukan Tren Kinerja Positif 

Pada periode sembilan bulan pertama tahun 2022, Blibli berhasil mencatatkan pertumbuhan  Average Order Value (AOV) dari Rp714.570 pada periode yang sama tahun 2021 menjadi  Rp1.028.956. Blibli mencatatkan pertumbuhan Total Processing Value (TPV) konsolidasi sebesar  105%, dari Rp19,8 triliun pada periode sembilan bulan tahun 2021 menjadi sebesar Rp40,6 triliun 

pada periode yang sama tahun ini. Hal ini didorong oleh kenaikan TPV pada semua segmen terutama dari segmen 3P Ritel, yang dikontribusikan dari pemulihan pada sektor perjalanan  (travel) di tiket.com. 

Pertumbuhan TPV tersebut juga disertai dengan peningkatan Gross Profit Before Discount (GPBD) konsolidasi, dari Rp679 miliar pada periode sembilan bulan tahun 2021 menjadi Rp1,8  triliun pada periode yang sama tahun ini, atau bertumbuh sebesar 167%.

Sehingga, Blibli berhasil  mencatatkan peningkatan Take Rate konsolidasi dari 3,4% pada periode sembilan bulan tahun  2021 menjadi 4,5% pada periode yang sama tahun ini.

Pertumbuhan TPV juga didukung dari  pertumbuhan secara organik, terlihat dari Yearly Transacting Users (YTU) yang meningkat dari  2,4 juta pengguna pada periode sembilan bulan tahun 2021 menjadi 4,3 juta pengguna pada  periode yang sama tahun ini. 

Pada periode sembilan bulan pertama tahun 2022, Blibli juga berhasil mencatatkan pertumbuhan  Pendapatan Bersih (Net Revenue) konsolidasi sebesar 98%, dari Rp5,3 triliun pada periode yang  sama tahun 2021 menjadi Rp10.5 triliun.

Sedangkan persentase EBITDA terhadap TPV tercatat lebih baik dari -11,3% pada periode sembilan bulan tahun 2021 menjadi -8,5% pada periode yang  sama tahun ini. Hal ini terutamanya didukung peningkatkan efisiensi beban operasional. 
 

Editor : Imam Suhartadi (imam_suhartadi@investor.co.id)

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com